Breaking News:

HAJI 2021

2 Calon Haji di Tanjungpinang Meninggal Sebelum Berangkat, 234 Lainnya Batal ke Tanah Suci

Sebanyak 234 calon jemaah haji asal Tanjungpinang batal berangkat ke tanah suci 2021 ini. Di luar itu, ada dua calon haji meninggal sebelum berangkat

tribunbatam.id/istimewa
2 Calon Haji di Tanjungpinang Meninggal Sebelum Berangkat, 234 Lainnya Batal ke Tanah Suci. Foto Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Sunarjo 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 234 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) batal menunaikan ibadah haji untuk tahun 2021.

Pembatalan keberangkatan jemaah haji tersebut menyusul keluarnya Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Tahun 2021.

234 jemaah haji tersebut merupakan data jemaah tahun 2020 yang telah melakukan pelunasan pembayaran.

Hal itu sampaikan oleh Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Sunarjo saat dikonfirmasi, Sabtu (5/6/2021).

"Jemaah yang sudah melakukan pelunasan itu untuk tahun 2020, kalau jemaah tahun 2021 itu belum ditetapkan untuk dibuat berhak lunas karena keburu keluarnya keputusan pembatalan ini dari pusat," ujarnya.

Baca juga: HAJI 2021 - 70 CJH Asal Bintan Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Baca juga: Pemerintah Tak Berangkatkan Jemaah Haji 2021, Kakankemenag Natuna: Pasti Ada Hikmahnya

Diungkapkan Sunarjo, awalnya total jumlah CJH Tanjungpinang pada tahun 2020 tercatat sebanyak 249 orang dan sudah dinyatakan lunas pembayaran dan berhak untuk berangkat.

Dari 249 itu, yang mutasi keluar atau pindah provinsi lain sebanyak 7 orang dan tinggal 242 orang. Lalu masuk lagi 2 orang dari provinsi lain, sehingga menjadi 244 orang.

Lebih lanjut ia merinci, dari 244 itu terdapat 8 orang melakukan pengembalian Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) atau batal naik haji dan mengambil uangnya.

"Sementara itu 2 orang meninggal dunia, batal lunas dan diambil oleh ahli warisnya," sambung Sunarjo.

Sunarjo mengemukakan, jika jemaah berencana mengambil dana setoran awal sebesar Rp 25 juta, maka sama artinya dirinya mengundurkan diri atau batal naik haji.

Halaman
12
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved