Selasa, 14 April 2026

MENEGANGKAN, Pemberontak Houthi dari Yaman Kirim Benda Ini ke Arab Saudi

Arab Saudi mencegat sebuah drone bersenjata yang diluncurkan oleh pemberontak Houthi dari Yaman.

alriyadh.com
MENEGANGKAN, Pemberontak Houthi dari Yaman Kirim Benda Ini ke Arab Saudi Foto: Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. 

RIYADH (ARAB SAUDI), TRIBUNBATAM.id - Sebuah benda yang dikirim pemberontak Houthi dari Yaman, tiba di  Riyadh Arab Saudi pada Minggu (6/6/2021).

Setelah ditelusuri otoritas setempat, benda itu merupakan drone bersenjata

Beruntung,  Arab Saudi mencegat sebuah drone bersenjata yang diluncurkan oleh pemberontak Houthi dari Yaman tersebut.

Diberitakan saluran televisi pemerintah Al Ekhbariya melaporkan, drone tersebut dikirim ke kota Khamis Mushait sebelum akhirnya ditembak jatuh sebelum mencapai targetnya.

Hanya saja, laporan tersebut bertentangan dengan pernyataan juru bicara milisi Houthi di Twitter sebagaimana dilansir The National.

Baca juga: Model dan Aktris Cantik Yaman Diculik Pemberontak, Pemerintah Setempat Serukan PBB Turun Tangan

Sementara pada Sabtu (5/6/2021), sebuah rudal Houthi menyerang sebuah stasiun pengisian bahan bakar minyak di kota Marib di barat laut Yaman, menewaskan 17 warga sipil.

14 korban tewas oleh ledakan awal saat mereka mengantre untuk mendapatkan bahan bakar, kata seorang petugas kesehatan di kota itu kepada The National.

Ilustrasi Drone
Ilustrasi Drone (ELBIT SYSTEMS)

Setelah menyerang stasiun pengisian bahan bakar minyak, pemberontak kemudian menyerang dua ambulans dengan drone jebakan, menewaskan tiga orang.

Baca juga: Kondisi Rumah Syamsul Hadi Anwar, Viral KTP Warga Kabupaten Mojokerto di Markas ISIS Yaman

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Uni Emirat Arab (UEA) mengutuk serangan itu.

"Serangan teror sistematis oleh Houthi ini mencerminkan pengabaian terang-terangan mereka terhadap komunitas internasional dan semua hukum dan norma internasional," kata kementerian itu.

Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional UEA juga mendesak masyarakat internasional untuk mengambil sikap yang tegas untuk menghentikan tindakan tersebut.

“Yang menargetkan infrastruktur kritis dan mengancam keamanan dan stabilitas kerajaan, serta pasokan energi global,” sambung kementerian tersebut.

 Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi di Yaman pada Maret 2015 setelah Houthi menggulingkan pemerintah yang diakui secara internasional dari ibu kota Yaman, Sanaa.

Baca juga: 2 Ledakan Besar Guncang Riyadh, Ibu Kota Arab Saudi Diserang Pesawat Tak Berawak

Kelompok tersebut telah berulang kali menargetkan Khamis Mushait dengan drone dan rudal balistik serta kota-kota Saudi lainnya di sepanjang perbatasan dengan Yaman.

Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi mengatakan, mereka berhasil mencegat sebagian besar serangan yang dilancarkan Houthi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved