Breaking News:

Kasus Covid-19 Melandai, Singapura Mulai Longgarkan Aturan Lockdown Pekan Depan

Dengan adanya pelonggaran ini, tempat-tempat publik, seperti museum dan perpustakaan, dapat menerima pengunjung dengan 50 persen kapasitas.

Penulis: Lia Sisvita Dinatri
Editor: Lia Sisvita Dinatri
AFP/ROSLAN RAHMAN
Singapura Perketat Aturan - Pemerintah Singapura memperketat aturan untuk menekan penyebaran virus dengan melakukan sejumlah pembatasan pada 8-30 Mei 2021. 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Singapura akan melonggarkan aturan lockdown mulai pekan depan karena laju kasus Covid-19 sudah mulai mereda dalam beberapa waktu belakangan. 

Melansir The Straits Times, satuan tugas penanganan Covid-19 Singapura menyatakan, bahwa mereka akan melonggarkan aturan jaga jarak melalui dua tahap mulai Senin, (14/6/2021). 

Dengan adanya pelonggaran ini, tempat-tempat publik, seperti museum dan perpustakaan, dapat menerima pengunjung dengan 50 persen kapasitas, bertambah dari sebelumnya yang hanya 25 persen. 

Acara-acara perkumpulan juga bisa digelar kembali, tapi tak boleh dihadiri lebih dari 50 orang. Selain itu, para peserta juga harus lebih dulu mengikuti tes Covid-19. 

Pada lingkup terkecil, pemerintah juga mengizinkan perkumpulan lima orang dalam satu ruangan, bertambah dari sebelumnya yang hanya dua orang. 

Jika fase pertama ini berhasil, maka pemerintah akan masuk ke tahap kedua pelonggaran aturan pada 21 Juni mendatang. 

Dalam fase kedua itu, warga dapat kembali berkegiatan di pusat-pusat kebugaran tanpa mengenakan masker dengan jaga jarak minimal 2 meter.  

Baca juga: Covid-19 Varian Delta India Terdeteksi di Singapura, Disebut Lebih Mudah Menular

Kelas-kelas olahraga di dalam ruangan juga dapat kembali digelar. Namun, jumlah orang di dalam ruangan maksimal 30, termasuk instruktur. 

Meski aturan dilonggarkan, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. 

"Ketika kita mulai melanjutkan kegiatan, saya meminta semuanya untuk tetap tertib. Kita memang melihat penurunan kasus setiap hari, tapi virus memang begitu.

Kami berharap angka Covid-19 terus melandai," kata Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong.

Laju penambahan kasus Covid-19 di Singapura memang turun setelah sempat naik pada Mei lalu, membuat pemerintah mengetatkan aturan.

Kini, total kasus Covid-19 di Singapura berada di angka 62.223 dengan 34 kematian sejak pandemi merebak tahun lalu. (*)

Simak berita terupdate lainnya di Google News

Berita Tentang Covid-19 di Singapura

Baca juga: STOP SEXUAL VIOLANCE! Ini Hal yang Harus Kamu Lakukan Ketika Alami Pelecehan Seksual

Baca juga: AWAS! Kelebihan Lemak Ternyata Bisa Berbahaya bagi Jantung

Baca juga: Pemerintah Daerah Anambas Gelar Rakor Percepatan Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Move On dari Nadya Mustika, Sang Mantan Pamer Pacar Baru, Tak Kalah Cantik dari Istri Rizki DA

Baca juga: Ingin Umur Lebih Panjang, Konsumsi 5 Suplemen Rekomendasi Para Ahli Gizi Berikut Ini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved