Breaking News:

VIRUS CORONA DI NATUNA

Puluhan Warga Kota Tua Penagi Natuna Terpapar Corona dari Hasil Tracing Satgas Covid19

Puluhan warga Kota Tua Penagi di Natuna terkonfirmasi positif covid-19, Kamis (10/6). Mereka diangkut ke Asrama Haji

Penulis: Muhammad ilham
Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Muhammad Ilham
Puluhan warga Kota Tua Penagi terpapar Corona dan dievakuasi ke Asrama Haji Natuna di Kompleks Natuna Gerbang Utaraku (NGU), Kamis (10/6/2021) sore. 

NATUNA, TRIBUNNATAM.id - Puluhan warga Kota Tua Penagi, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), terkonfirmasi positif Covid-19, Kamis (10/6/2021).

Itu setelah Tim Satgas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Natuna melakukan tracing di Kota Tua Penagi. Sebelumnya didapati sekitar 4 orang terpapar virus corona di sana.

Camat Bunguran Timur, Hamid Hasnan mengatakan, ada 34 orang positif corona dari hasil tracing di Penagi yang dilakukan mulai Selasa, 8 Juni 2021 lalu.

"Memang awalnya didapati ada 4 warga Penagi yang positif Covid-19. Kemudian kita lakukan tracing," kata Hamid Hasnan kepada Tribunbatam.id, seusai mengantar pasien positif Covid-19 dari Penagi ke Asrama Haji Komplek Natuna Gerbang Utaraku (NGU), Kamis sore.

Ia melanjutkan, masyarakat di sana juga butuh kepastian siapa saja yang terpapar corona. Akhirnya sekitar 300 warga Penagi di swab rapid test antigen dan akhirnya keluar hasil positif sebanyak 34 orang.

Baca juga: PASIEN Covid-19 di Batam Tambah 125 Orang, Sejumlah Kecamatan Masih Berzona Merah

Baca juga: Karimun Masuk Daftar Prioritas Pemprov Kepri untuk Vaksinasi Covid-19

Menurutnya, penyebab ada puluhan warga Kota Tua ini bisa terpapar virus Covid-19 lantaran jalan masuk dan keluar ke Penagi hanya satu jalur.

Selain itu jarak rumah ke rumah juga sangat rapat, sehingga warga Penagi pasti lebih sering berjumpa satu sama lain dan bahkan kontak. Sehingga dengan adanya warga yang positif beberapa waktu lalu, maka penyebarannya semakin cepat.

Setelah diketahui ada 34 warga Penagi yang positif Covid-19, sesuai arahan Kapolres Natuna selaku Wakil Ketua Satgas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Natuna, para pasien segera dialokasikan ke Asrama Haji Natuna yang dipilih sebagai tempat karantina isolasi terpadu.

"Asrama Haji ini memang pada awalnya bukan tempat pasien Covid-19. Namun inilah tempat yang paling ideal untuk pasien Covid-19, karena wilayahnya luas sehingga pasien lebih bebas melakukan aktivitas penyembuhan seperti olahraga dan berjemur," ujarnya.

Menurut Hamid, pasien yang dikarantina di Asrama Haji akan lebih cepat pulih ketimbang di rumah atau isolasi mandiri. Karena tim yang bertugas telah mengatur waktu Kegiatan yang dimulai dari pagi hingga malam hari, selain itu juga makan dan minum terjaga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved