Breaking News:

HUMAN INTEREST

Curhat Manusia Silver saat Pandemi, Dasril Terpaksa Tinggalkan Usaha Bakso Bakar

Sebelum alih profesi menjadi manusia silver, Dasril sebelumnya berjualan bakso bakar. Mengapa ia memilih menjadi manusia silver?

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Alfandi Simamora
MANUSIA SILVER - Perantau asal Pekanbaru, Dasril alih profesi sebagai manusia silver selama pandemi saat mengatur kendaraan dan menghibur pengunjung di depan Swalayan Mandiri Km 16 Toapaya Selatan Bintan, Provinsi Kepri. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Namanya Dasril. Pria 31 tahun itu tampak berusaha menghibur pengunjung di depan Swalayan Mandiri Km 16 Toapaya Selatan Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.

Ada yang terhibur dengan tubuhnya yang penuh cat silver, tapi tak sedikit juga yang menghiraukannya sambil berlalu pergi.

Ia berusaha sabar. Pikirnya rezeki tak akan tertukar, Sang Pencipta sudah menentukan takdir untuknya.

Menjadi seorang manusia silver baru satu bulan belakangan ini dilakoninya.

Mulai pukul 10.00 WIB, ia keluar dari rumahnya yang terletak di salah satu perumahan di Km 10 Ganet, Tanjungpinang hingga pukul 16.00 WIB.

Profesi awal Dasril semula berjualan bakso bakar. Sudah 3 tahun ia menekuni profesi tersebut.

MANUSIA SILVER - Perantau asal Pekanbaru, Dasril alih profesi sebagai manusia silver selama pandemi saat mengatur kendaraan dan menghibur pengunjung di depan Swalayan Mandiri Km 16 Toapaya Selatan Bintan, Provinsi Kepri.
MANUSIA SILVER - Perantau asal Pekanbaru, Dasril alih profesi sebagai manusia silver selama pandemi saat mengatur kendaraan dan menghibur pengunjung di depan Swalayan Mandiri Km 16 Toapaya Selatan Bintan, Provinsi Kepri. (TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Semula, hasil jualan bakso bakar masih bisa ia cukupkan untuk bertahan hidup, terutama untuk dua anaknya yang berumur 4 tahun dan 5 bulan.

Hingga pandemi Covid-19 pun datang. Pedagang kecil sepertinya mulai merasakan imbasnya.

Berkeliling seharian ke sejumlah perumahan dan permukiman penduduk, tak begitu membuahkan hasil.

Alternatif lain ketika masih normal dengan mangkal ke sekolah, ia urungkan sejak kebijakan belajar tatap muka ditiadakan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved