Breaking News:

BATAM TERKINI

MERESAHKAN, 31 Preman dan Juru Parkir Liar di Batam Akhirnya Digulung Polisi

Satreskrim Polresta Barelang dan jajaran Polsek se-Kota Batam mengamankan 31 preman dan juru parkir liar yang selama ini meresahkan masyarakat Batam.

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Satreskrim Polresta Barelang dan jajaran Polsek se Kota Batam mengamankan 31 preman dan juru parkir liar yang selama ini meresahkan masyarakat. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Satreskrim Polresta Barelang dan jajaran Polsek se-Kota Batam mengamankan 31 preman dan juru parkir liar yang selama ini meresahkan masyarakat kota Batam.

Mereka diamankan di beberapa tempat berbeda di seluruh kota Batam.

Kasat Reskrim Kompol Andri Kurniawan mengatakan, diamankannya para preman dan jukir liar ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang sebelumnya dan merupakan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo beberapa hari yang lalu.

“Tim kembali melakukan penangkapan terhadap premanisme dan jukir liar yang bekerja melewati jam operasional. Hal ini kami lakukan serentak bersama Polsek dan jajaran,” ujar Andri didampingi Kasi Humas Polresta Barelang Iptu Tigor Sidabariba pada Selasa (15/6/2021) saat konfrensi pers di depan gedung Mapolresta Barelang.

Baca juga: Bisa Rugikan Negara Rp 152 Miliar, Ombudsman Bidik Rekening Titipan Pemko Batam

Andri membeberkan penangkapan para preman dan jukir liar ini, berdasarkan laporan dari masyarakat dan juga dari media sosial. 

“31 orang tersebut diamankan dari 26 Tempat Kejadian Perkara (TKP), mulai dari Tiban sampai dengan daerah Galang. Termasuk jukir di Jembatan Barelang kita amankan. Barang bukti yang diamankan yakni uang Rp 961 ribu dan tiket parkir,” kata Andri.

Andri menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemberantasan terhadap aksi premanisme dan pungutan liar ini sampai Kota Batam benar-benar aman dan nyaman.

“Terhadap pelaku dikenakan pasal 7 dan pasal 60 juncto pasal 12 ayat (1) peraturan daerah Kota Batam no 3 tahun 2018 tentang penyelenggaraan fungsi parkir dengan ancaman hukuman pidana 3 bulan penjara atau denda Rp 50 ribu,” tutur Andri.

Ke-31 pelaku preman dan juga pungutan liar tersebut akan diproses sesuai hukum berlaku. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved