HUMAN INTEREST
Anggota Bhabinkamtimbas di Bintan Mendadak Jadi Sopir Ambulans Antarkan Pasien Covid-19
Bhabinkamtimbas di Bintan,Wawan memberikan pelayanan terbaiknya untuk masyarakat di Bintan.Di antaranya jadi sopir ambulans dadakan untuk pasien covid
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Sebagai Anggota Polri harus siap dipindahtugaskan dimana pun tempatnya untuk mengabdi kepada masyarakat.
Begitu juga untuk memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat di wilayah kerjanya, meskipun itu sangat berisiko.
Hal itulah yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Mantang Besar di Kabupaten Bintan, Brigadir M Kurniawan saat memberikan pelayanan yang berisiko di tengah pandemi Covid-19.
Pasalnya, pria yang sudah mengabdi sebagai Bhabinkamtibmas sejak tahun 2015 di Polres Bintan ini, rela menjadi sopir mobil ambulans dadakan untuk mengantar pasien Covid-19.
Hal ini bermula saat akan mengevakuasi lima warga Mantang yang positif Covid-19 dan akan diisolasi di LPMP Kepri yang berada di Ceruk Ijuk, Kecamatan Toapaya, Bintan, Sabtu (12/6/2021) kemarin.
Baca juga: Daftar Tiga Warga Lingga Terpapar Covid-19, Total Kasus Aktif Kini 42 Orang
Baca juga: Covid-19 Tembus 6.000 Kasus Sehari, Malaysia Kian Jauh dari Pencabutan Lockdown
Saat itu Puskesmas Mantang akan mengevakuasi warga Mantang ke LPMP Kepri.
Namun, ambulans di beberapa puskesmas di Kijang sedang dipakai untuk pelayanan masyarakat. Hanya ada ambulans di Sei Lekop yang tersedia. Masalahnya, sopirnya tak ada. Lantaran sopir sebenarnya sedang melakukan isolasi mandiri.
Tanpa berpikir lama, Brigadir Kurniawan atau yang akrab disapa Wawan bersedia membawa mobil ambulans itu. Ia menggunakan APD (alat pelindung diri) lengkap sesuai protokol kesehatan dalam menangani pasien covid-19.
Akhirnya warga pun bisa diantarkan ke lokasi karantina di LPMP Ceruk Ijuk di Toapaya. Aksi dadakannya jadi sopir ambulans untuk pasien covid-19 ini pun viral.
Setelah aksinya itu, Wawan kembali membantu pemulasaran jenazah pasien yang terinfeksi Covid-19, Rabu (17/6/2021) malam kemarin.
Saat itu bapak tiga anak ini sedang piket malam pada Rabu (16/6/2021). Ia mendengar informasi ada seorang warga yang meninggal akibat covid-19 di rumah sakit dan akan segera dimakamkan di TPU Selat Limau.
Namun tenaga pemulasaran malam itu kurang. Tanpa banyak waktu, ia pun bersedia membantu.
"Jadi saya ikut membantu. Apalagi ini pasien pertama di Kecamatan Mantang yang meninggal karena covid-19," tutur pria yang sudah bertugas sejak tahun 2008 di Polres Bintan ini.
Wawan bercerita, sebelum melakukan pemulasaran jenazah, ia mendapatkan panduan melakukan pemulasaran jenazah covid-19.
Ada petugas dari rumah sakit yang membimbing tentang standar dan prosedur pemulasaran jenazah sesuai protokol kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1906bhabinkamtibmas-di-bintan11.jpg)