Minggu, 17 Mei 2026

WARGA BATAM MENGAPUNG DI LAUT BINTAN

Dua Warga Batam Mengapung di Laut Bintan Gegara Kapal Tenggelam, Selamat Setelah Ditolong Nelayan

Dua orang pria masing-masing bernama Harun (38) dan Tar (33) nyaris jadi korban dalam kecelakaan laut ini.

Tayang:
TribunBatam.id/Istimewa
KAPAL TENGGELAM DI BINTAN - Bhabinkamtibmas Desa Mantang Besar, Bripka Bayu Toro membantu evakuasi kedua korban kapal tenggelam untuk dipulangkan ke Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (14/5/2026). 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Harun (38) dan Tar (33), dua warga Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terombang-ambing di laut, setelah kapal pompong yang mereka bawa tenggelam dihantam gelombang.

Keduanya selamat setelah berpegangan pada pelampung di kapal, hingga ditemukan nelayan sekitar.

Insiden yang sempat viral di medsos ini terjadi perairan Pulau Telang, Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (14/5/2026) sekira pukul 11.00 WIB

"Sekira pukul 17.00 WIB, saya mendapat informasi bahwa ada dua orang ditemukan mengapung di perairan Pulau Telang," ucap Kapolsek Bintan Timur, AKP Aang Setiawan melalui Bhabinkamtibmas Desa Mantang Besar, Bripka Bayu Toro, Minggu, (17/5/2026).

Seorang nelayan Mantang Besar, Sopian (39) yang pertama kali menemukan dua pria asal Belakangpadang, Batam itu.

Keduanya berangkat dari Pulau Lingka, Kecamatan Belakang Padang, menuju ke Dabo, Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri pada Rabu (14/5/2026) sekira pukul 01.00 WIB.

"Kapal pompong membawa muatan kayu broti," sebut Bayu.

Sekira pukul 05.00 WIB, keduanya singgah di Pulau Dendun untuk membeli BBM.

Lalu sekira pukul 07.00 WIB kembali melanjutkan perjalanan dari Pulau Dendun menuju Dabo, Lingga. 

Namun, sekira pukul 11.00 WIB, saat berada di perairan Pulau Telang, kapal mereka dihantam gelombang besar disertai angin kencang.

"Kapal akhirnya tenggelam. Kedua korban kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pelampung yang ada di kapal. Hingga ditemukan nelayan sekitar," jelasnya. 

Kedua korban kemudian diselamatkan dan dibawa ke Pulau Telang Kecil.

"Keduanya ditemukan dalam keadaan selamat dan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian itu," kata dia.

Mereka sempat dibawa ke rumah Ketua RT 007 Mantang Besar, Halim.

"Kedua korban sudah pulang ke Kecamatan Belakang Padang, Batam," akunya. 

Bhabinkamtibmas telah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban untuk menginformasikan kondisi korban serta kejadian yang dialami.

"Kedua korban kembali menuju Kota Batam melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura, Kota Tanjungpinang, pada hari Kamis, (14/5/2026) lalu," katanya. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved