TRIBUN WIKI

Cara Cegah Stroke agar Tak Cacat Seumur Hidup, Cukup Lakukan 8 Hal Ini

Stroke adalah salah satu penyakit paling mematikan yang berisiko menimbulkan cacat seumur hidup. Bagaimana cara mencegahnya?

freepik.com
STROKE - berikut cara cegah stroke. FOTO: ILUSTRASI. 

TRIBUNBATAM.id - Agar terhindar dari stroke, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

Langkah ini sebaiknya diterapkan sebagai upaya pencegahan sebelum stroke menyerang.

Stroke muncul ketika pembuluh darah pecah atau tersumbat.

Akibatnya tak main-main.

Selain kematian, stroke juga berisiko menyebabkan cacat seumur hidup.

STROKE - Berikut 4 pertolongan pertama untuk menangani serangan stroke. FOTO: ILUSTRASI
STROKE - Berikut 4 pertolongan pertama untuk menangani serangan stroke. FOTO: ILUSTRASI (Freepik.com)

Lantas, bagaimana cara mencegahnya?

Baca juga: Jangan Panik, Ini 4 Pertolongan Pertama Serangan Stroke, Pemberian Obat bisa Fatal

1. Ketahui faktor risiko stroke

Jika berkonsultasi dengan dokter, dokter biasanya akan mendeteksi dan memberi tahu jenis faktor risiko terjadinya stroke yang ditemukan.

Selanjutnya, dokter akan menyarankan tindakan apa saja yang harus dilakukan untuk menghilangkan atau mengendalikan faktor risiko tersebut.

Secara umum, berikut ini beberapa faktor risiko stroke yang dapat dikontrol:

- Pernah terserang stroke

- Hipertensi

- Penyakit jantung

- Diabetes mellitus

- Kolesterol tinggi

- Merokok

- Penerapan gaya hidup tidak sehat

Sementara, berikut ini faktor risiko yang tidak dapat dikontrol untuk diketahui:

- Usia

- Jenis kelamin

- Rasa

- Genetik atau keturunan

Baca juga: Gejala dan Ciri-ciri Stroke Iskemik yang Jarang Disadari, Bisa Picu Kerusakan Otak

2. Cek tekanan darah rutin

TEKANAN DARAH TINGGI - Inilah 5 bahan alami yang ampuh turunkan tekanan darah tinggi selain timun. FOTO: ILUSTRASI
TEKANAN DARAH TINGGI - Inilah 5 bahan alami yang ampuh turunkan tekanan darah tinggi selain timun. FOTO: ILUSTRASI (freepik.com)

Melansir artikel di Kompas.com dengan judul "8 Cara Mencegah Stroke yang Mematikan", hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyebab utama terjadinya stroke, apa pun jenisnya.

Semakin tinggi tekanan darah, maka kian besar pula risiko seseorang terkena serangan stroke.

Oleh sebab itu, setiap orang hendaknya bisa mengecek secara teratur berapa tekanan darah.

Apabila tekanan darah selalu di atas 140/90 mmHg, Anda dianjurkan untuk mendatangi dokter dan berkonsultasi mengenai perlunya melakukan terapi obat antihipertensi atau cukup hanya mengatur pola makan dan olahraga.

Apabila dokter mendiagnosis hipertensi dan memberikan terapi antihipertensi, maka minumlah obat dan lakukan kontrol dokter secara teratur.

Pemberian antihipertensi yang teratur dapat menurunkan angka kejadian stroke 35-44 persen.

Baca juga: Cara Cegah Stroke, 8 Kebiasaan Sepele Ini Bisa Selamatkan Nyawa

3. Cek apakah ada penyakit jantung

PENYAKIT JANTUNG - Kenali penyebab dan faktor risiko penyakit jantung. FOTO: ILUSTRASI
PENYAKIT JANTUNG - Kenali penyebab dan faktor risiko penyakit jantung. FOTO: ILUSTRASI (freepik.com)

Penyakit jantung dapat diketahui berdasarkan keluhan dan pemeriksaan medis.

Jika mengalami beberapa gejala berikut, Anda disarankan untuk segera mendatangi dokter:

- Dada terasa berdebar-debar

- Irama jantung tak beraturan

- Mudah lelah setelah beraktivitas

- Nyeri pada dada bagian kiri yang dapat menjalar ke bahu atau punggung kiri

Dokter biasanya akan melakukan sejumlah pemeriksaan untuk menentukan jenis kelainan jantung yang mungkin Anda alami.

Dokter juga akan menetapkan tindakan danterapi yang akan diberikan.

Baca juga: Gejala dan Ciri-ciri Mirip Serangan Jantung, Apa Itu Angin Duduk? Waspada Bahayanya!

4. Kendalikan diabetes

DIABETES - 14 November diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia, begini sejarahnya. FOTO: ILUSTRASI
DIABETES - 14 November diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia, begini sejarahnya. FOTO: ILUSTRASI (National Today)

Diabetes dapat dikendalikan dengan diet rendah karbohidrat terutama dengan kadar gula tinggi, olahraga, serta konsumsi antidiabetik jika diperlukan.

Seseorang dengan diabetes hendaknya memeriksa gula darah secara rutin dan menghindari diet yang dapat meningkatkan kadar gula darah hingga memicu terjadinya stroke.

5. Turunkan kolesterol

Kadar kolesterol dapat diturunkan dengan mengatur pola makan.

Perbanyak diet rendah lemak dan banyak mengonsumsi sayur serta buah untuk menjaga kadar kolesterol dalam tubuh tetap stabil.

Olahraha juga dianjurkan terus dilakukan untuk membantu mengurangi kadar kolesterol tersebut.

Apabila diperlukan, dokter mungkin saja bisa memberikan obat penurun kolesterol.

Baca juga: 7 Khasiat Ajaib Terong yang Jarang Diketahui, Termasuk Cegah Kanker dan Kolesterol

6. Berhenti merokok

Memang perlu motiviasi yang kuat untuk berhenti merokok.

Ketergantungan pada rokok saat ini dapat diatasi dengan obat-obatan yang sifatnya sebagai terapi pengganti atau menghilagkan ketergantungan.

Berhenti merokok jelas penting karena bisa memicu sejumlah penyakit termasuk stroke fatal.

7. Penerapan pola makan sehat

Hindari makanan yang mengandung lemak tinggi, terlebih lagi lemak jenuh, serta kurangi asupan garam.

Sebagai gantinya, perbanyak makan makanan yang mengandung banyak serat, seperti buah-buahan dan sayuran serta makanan rendah garam yang terbukti dapat mencegah stroke.

8. Hindari stres dan rajin berolahraga

OLAHRAGA KARDIO - Ini jenis dan manfaat olahraga kardio. FOTO: ILUSTRASI
OLAHRAGA KARDIO - Ini jenis dan manfaat olahraga kardio. FOTO: ILUSTRASI (freepik)

Selalu berpikir positif adalah salah satu cara menghindari stres di tengah kehidupan yang semakin keras.

Apabila terus dibiarkan, stres atau pikiran berat terbukti bisa memicu terjadinya serangan otak atau stroke.

Selain berpikir positif, berolahraga juga bisa bermanfaat untuk mencegah stres hingga stroke.

Unsur relaksasi yang ada pada olahraga diketahui dapat membantu menghilangkan stres. Olahraga juga membuat tubuh menjadi bugar.

(*)

Berita lain tentang TRIBUN WIKI dan KESEHATAN
Baca berita terbaru lainnya di Google
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved