PENANGANAN COVID
Vaksinasi Corona di Batam Sentuh 20.629 Pekerja Kawasan Industri Batamindo
Data pekerja kawasan industri Batamindo yang telah mendapat vaksinasi corona di Batam ini, merupakan jumlah pekerja pada 3 perusahaan.
Oleh sebab itu, dara asal Palembang ini pun mempersiapkan betul kondisi fisiknya sebelum menerima suntik dosis pertama.
"Sebelum disuntik, saya banyak istirahat. Tidak begadang dan sarapan terlebih-lebih dulu sebelum berangkat ke lokasi vaksinasi," ujarnya lagi.
Ia berharap, upaya vaksinasi terhadap masyarakat ini dapat menekan laju Covid-19 dan membantu pemulihan sektor perekonomian di Batam.
"Setelah disuntik saya diberitahu, kalau ada gejala seperti mual dan demam untuk segera meminum obat.
Kata dokternya, hal itu biasa terjadi usai vaksin," pungkasnya.
Tak hanya Putri saja, Irka Haros Malisa (19), karyawan lainnya, juga tak kalah antusias untuk menerima suntik vaksin dosis pertama.
Sama-sama datang dari Kota Palembang, Irka mengaku dirinya tak terlalu mempercayai kabar miring terkait dampak dari suntik vaksin Covid-19.
"Kalau saya itu deg-degan karena memang memang takut suntik. Bukan karena hal lain," jelas Irka kepada Tribun Batam.
Saat ditanya kondisi badannya usai divaksin, Irka mengaku tak terlalu merasakan gejala serius.
Tubuhnya masih normal dan hanya merasakan sedikit nyeri pada lengan yang disuntik.
"Biasa saja," ujarnya lagi.
Ia mengatakan, vaksin itu diberikan untuk memproteksi diri dari Covid-19.
Untuk itu, tak ada alasan untuk takut atau khawatir.
Pasalnya, lanjut dia, vaksin sudah diteliti dan diuji oleh pihak berkompeten.
"Jadi jangan takut untuk disuntik vaksin. Ini bagian ikhtiar kita untuk bersama mengurangi Covid-19," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/vaksinasi-corona-di-batamindo.jpg)