Breaking News:

Pemkab Anambas Gesa Vaksinasi Covid-19, Makin Aktif Sambangi Desa dan Pulau-pulau

Dari 8.442 orang yang sudah mendapatkan vaksin, persentase yang dicapai masih 26 persen.

Editor: Rimna Sari Bangun
TribunBatam.id/Rahma Tika
Warga Desa Sri Tanjung Kecamatan Siantan mengikuti vaksinasi corona di Anambas yang berlokasi di Puskesmas Pembantu Sri Tanjung, Jumat (18/6/2021). 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Pemerintah Daerah bersama Dinas Kesehatan Anambas terus menggesa pelaksanaan vaksinasi kepada warga agar mencapai target yang diharapkan.

Pasalnya hingga kini, persentase vaksinasi yang baru tercapai hanya 26 persen.

Agar proses vaksinasi bisa menjangkau seluruh wilayah yang berada di pulau-pulau, TNI Polri dan instansi terkait juga turut membantu proses pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Dari data yang diperoleh melalui Pengelola Pengamatan Penyakit dan Imunisasi, Fitriyanti menyebutkan bahwa total masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi hingga kini baru mencapai 8.442 orang dari total target sebanyak 32.415 orang.

"Kita sudah turun ke lapangan agar target vaksinasi ini mencapai target, dengan mendatangi lokasi Pustu yang berada di desa-desa, selain itu kita juga bekerjasama sama dengan pihak desa agar bisa menyampaikan jadwal vaksin ke masyarakat," ujar Pengelola Pengamatan Penyakit dan Imunisasi, Fitriyanti, pada Senin (21/6/21).

Dari 8.442 orang yang sudah mendapatkan vaksin, persentase yang dicapai masih 26 persen.

Sedangkan jumlah ketersediaan dosis vaksin saat ini ada 181 vial atau bisa menyasar 1.810 orang.

Disamping itu, Kepala Puskesmas Tarempa, Januardi saat ditemui di Puskesmas Tarempa mengatakan sampai saat ini masih digelar di setiap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Kemarin dalam satu minggu kita jadwalkan, ada beberapa desa yang kita datangi untuk melakukan penyuntikan vaksin, kalau minggu ini kita melihat situasi," kata Januardi.

Kemudian seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Anambas, Sahtiar juga menggesa PNS dan PTT agar mau divaksin.

Sahtiar menyampaikan, program vaksinasi itu sudah berkali-kali ditegaskan dan ditekankan kepada sasaran PNS dan PTT akan tetapi masih saja belum mencapai target di setiap OPD nya.

"Ada sanksi yang ditujukan untuk PNS dan PTT yang tidak mau divaksin adalah tunjangan PNS dan gaji PTT tidak dicairkan bulan depan," kata Sahtiar.

Fokus besar vaksinasi akan dijalankan dengan sasaran Aparatur Sipil Negara di seluruh OPD, kantor Camat, kantor Lurah dan kantor Desa di Kepulauan Anambas. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved