BATAM TERKINI
Heboh Kartu Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Lamar Kerja, Ini Respons Kadisnaker Batam
Kadisnaker Batam Rudi Sakyakirti menyebut, meski belum ada aturannya, tidak ada larangan perusahaan merekrut karyawan dengan syarat kartu vaksin
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kabar perihal kartu vaksin Covid-19 dijadikan salah satu syarat untuk melamar kerja membuat heboh warga Batam belakangan ini.
Pro dan kontra pun tak dapat ditolak. Kebanyakan, para pencari kerja (pencaker) di Batam menganggap kabar itu sebagai salah satu hal konyol.
Merespons kegaduhan ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Batam, Rudi Sakyakirti buka suara.
Rudi menegaskan jika hal itu tak diatur secara detail dalam aturan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Republik Indonesia.
"Aturan dari kementerian belum ada. Kalau ke depan ada, belum tahu," ujar Rudi saat ditemui Tribun Batam.
Baca juga: Cerita Karyawan di Batam Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Putri: Alhamdulillah Sehat
Meski begitu, menurut Rudi hal itu dapat dilakukan oleh pihak perusahaan.
"Itu tidak ada larangan dan tidak ada pula untuk menyuruh. Mungkin kebijakan perusahaan karena mereka berpikir, seluruh karyawan sudah divaksin saat ini. Masa yang baru tidak divaksin," ungkapnya.
Terkait hal ini, pihaknya pun menyerahkan proses rekrutmen sepenuhnya kepada tiap perusahaan.
"Tidak ada paksaan untuk itu," ujarnya.
Terpisah, General Manager PT Rubycon Indonesia, Ridarma Sinaga mengungkapkan, tidak etis rasanya jika membahas kartu vaksin Covid-19 sebagai syarat melamar kerja untuk saat ini.
"Karena vaksinasi juga baru mulai," ujar Ridarma saat ditemui Tribun Batam belum lama ini.
Namun ia menilai ke depannya, saat target 70 persen peserta vaksin pemerintah tercapai, bukan tidak mungkin vaksinasi menjadi standar untuk tiap perusahaan memfasilitasi karyawannya untuk melakukan suntik vaksin Covid-19.
"Karena begini, kami selalu ada karyawan baru tiap bulan. Misalnya seribu sudah divaksin, tiba-tiba ada 5 atau 10 masuk tidak divaksin.
'Kan tidak begitu bagus. Dan kalaupun mereka sempat kami employee, maka kami akan prioritaskan atau atur schedule untuk mereka (karyawan baru) segera divaksin supaya merata. Itu menjadi standar yang akan diberlakukan," ujarnya lagi.
Sebagai salah satu pelaku sektor industri, ia pun tak dapat menyebut jika hal itu adalah kewajiban mereka.
"Itu lebih ke panggilan untuk kami selaku perusahaan. Dan kami akan berkoordinasi terus dengan pihak Disnaker Batam," pungkasnya.
Diketahui dari data Disnaker Batam, saat ini ada sekira 390 ribu pekerja di Batam dari seluruh sektor.
Dari jumlah itu, pekerja industri mendominasi dengan jumlah hampir 200 ribu orang.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah pencari kerja (Pencaker) mengeluhkan salah satu perusahaan yakni PT Citra Tubindo yang membuka lowongan kerja di Batam dengan kebijakan syarat wajib sudah vaksinasi Covid-19.
Pencari kerja mengeluhkan adanya lowongan kerja di Batam yang mensyaratkan vaksin karena masih banyak warga yang belum bisa vaksin Covid-19.
"Misalnya semua kualifikasi kita sudah cocok, tapi kita belum vaksin, berarti kita tak masuk kualifikasi," ujar Seorang Pencaker asal Sagulung, Amin, Jumat (18/6/2021).
Menurutnya, kalau vaksinasi sama seperti tes kesehatan yang bisa dilakukan di Klinik ataupun RS, itu lebih mudah.
Namun kenyataannya, kata dia, vaksinasi saat ini hanya difokuskan di tempat tertentu.
"Mau vaksin aja kita susah. Harus ngantri lama lah. Daftarnya juga susah. Lalu harus ke Temenggung yang begitu padatnya," katanya lagi.
Baca juga: Lowongan Kerja di Batam, Benarkah Pencaker Wajib Lampirkan Bukti Vaksin Covid-19 saat Melamar Kerja?
Ia berharap, perusahaan bisa mempertimbangkan kebijakan tersebut. Sehingga tidak terkesan mempersulit pencaker.
"Di masa pandemi Covid-19 ini susah cari kerja. Masa buat persyaratan yang tak masuk akal," sesalnya.
Pencaker lainnya, warga Kavling di Kabil, Yusuf juga merasakan adanya kebijakan ini semakin mempersulit para pencaker mencari pekerjaan. Pasalnya belum semua warga divaksin Covid-19.
"Kalau misalnya sudah semua sudah divaksin, tak apalah buat kebijakan itu. Tapi kalau vaksin aja masih langka kayak gitu, ngapain buat kebijakan wajib vaksin," katanya.
(tribunbatam.id/Ichwan Nur Fadillah/Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
*Berita lainnya tentang BATAM
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2206rudi-sakyakirti.jpg)