Breaking News:

Gratis Bea Balik Nama, Pemutihan Pajak Kendaraan Kepri Mulai 1 Juli-30 September 2021

Terhitung mulai 1 Juli 2021 Pemprov Kepri melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah memberlakukan pembebasan denda kendaraan bermotor

Editor: Irfan Azmi Silalahi
ANTARA FOTO/SENO via Kompas.com
Seorang warga memperlihatkan bukti pelunasan pajak kendaraan bermotor yang dibayar secara daring atau online dari rumah di Panarukan, Situbondo, beberapa waktu lalu. Di Kepri program pemutihan pajak kendaraan mulai berlaku pada 1 Juli hingga 30 September 2021 

TRIBUNBATAM.id - Kabar baik yang ditunggu-tunggu seluruh masyarakat Kepri itu akhirnya datang juga.

Terhitung mulai 1 Juli 2021, Pemprov Kepulauan Riau (Kepri) melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) memberlakukan pembebasan denda pajak kendaraan bermotor.

Pemutihan pajak kendaraan itu bakal berlangsung hingga tanggal 30 September mendatang.

Tak cuma itu, pemprov juga menggratiskan pengurusan Bea Balik Nama (BBN) II dan membebaskan denda.

"Kita akan melaksanakan relaksasi pajak dalam bentuk pajak kendaraan bermotor dengan sasaran utama penunggak pajak," ujar Kepala BP2RD Kepri, Reni Yusneli di Gedung Graha Kepri, Batam, Rabu (16/6/2021).

Warga memadati kantor Samsat Kepri untuk memanfaatkan pemutihan pajak kendaraan. Foto diambil beberapa waktu lalu
Warga memadati kantor Samsat Kepri untuk memanfaatkan pemutihan pajak kendaraan. Foto diambil beberapa waktu lalu (TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI)

Ia mengatakan relaksasi denda pajak kendaraan bermotor tahun 2021, tujuan utamanya adalah untuk menggenjot pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan, sekaligus pemutakhiran data.

"Dengan kondisi dan situasi seperti saat ini, tujuan pemerintah memang untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi karena pandemi Covid-19," bebernya.

Baca juga: Bebas Denda hingga Gratis Bea Balik Nama, 14 Provinsi Buka Program Pemutihan Pajak Kendaraan, Kepri?

Reni menambahkan bahwa program ini diberikan terhadap wajib pajak yang menunggak, berupa pemutihan atau pemangkasan nilai pajak tertunggak hingga 50 persen.

Selain itu pihaknya menggratiskan pengurusan Bea Balik Nama (BBN) II dan membebaskan semua denda.

Ia berharap kebijakan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved