China Rayakan 100 Tahun Partai Komunis, Xi Jinping: Jangan Gertak Kami!
"Setiap ada upaya memecah belah bangsa (China) pasti akan gagal," kata Presiden Xi Jinping dalam pidato seratus tahun partai Komunis China Kamis (1/7)
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
BEIJING, TRIBUNBATAM.id - China memperingatkan negara-negara yang mencoba menggertak mereka, bahwa mereka tidak akan membiarkan itu terjadi.
Pesan itu disampaikan Presiden China Xi Jinping dalam pidatonya pada perayaan 100 tahun Partai Komunis China ( Chinese Communist Party / CCP), Kamis (1/7/2021).
Dikutip dari straitstimes.com, Xi Jinping mengatakan China tidak akan pernah membiarkan kekuatan asing menggertak, menindas, atau menundukkan rakyat China.
"Setiap ada upaya memecah belah bangsa (China) pasti akan gagal," kata Presiden Xi Jinping dalam pidato memperingati seratus tahun partai pemerintahannya.
Baca juga: Malaysia Perpanjang Lockdown, PM Muhyiddin: Tak Ada Kelonggaran Sampai Kasus Harian di Bawah 4 Ribu
Baca juga: Mobil Terbang Sukses Jalani Ujicoba Selama 35 Menit di Slovakia, Stefan Klein: Sangat Menyenangkan
Pidato Xi Jinping ini dianggap sebagai sebagai salah satu pidatonya yang paling menantang sejak mengambil alih kekuasaan tahun 2012.
Xi Jinping mengobarkan api nasionalisme dengan menargetkan negara-negara yang ia pandang memiliki niat buruk terhadap China.
"China menentang hegemoni (kekuasaan)," katanya.
“Kami tidak pernah menindas, menindas, atau menundukkan orang-orang dari negara lain mana pun, dan kami tidak akan pernah melakukannya,” kata pemimpin Tiongkok itu dihadapan ribuan orang yang berkumpul untuk memperingati seratus tahun berdirinya Partai Komunis China (PKC).
"China tidak akan mengizinkan siapa pun menggertak atau menindas kami," kata Xi.
Baca juga: Kim Jong-un Kirim Pesan ke Joe Biden: Siap Dialog dan Konfrontasi dengan AS Demi Martabat Bangsa
“Siapa pun yang akan berusaha melakukannya akan menemukan diri mereka berada di jalur tabrakan dengan tembok besar baja yang ditempa lebih dari 1,4 miliar orang China,” kata Presiden Xi, dengan nada tinggi, yang disambut tepuk tangan meriah dan sorak-sorai warga China.
Berbicara selama lebih dari satu jam, Xi JInping, yang mengenakan setelan Mao abu-abu, menyatakan China telah mencapai status kelas menengah dengan menggandakan produk domestik bruto per kapita dari satu dekade lalu.
China akan bergerak menuju pencapaian tujuan kedua untuk membangun negara sosialis yang kuat dan modern pada tahun 2049.
Pada kesempatan itu Xi Jinping memberi penghormatan kepada para pendiri dan pemimpin revolusioner partai, seperti Mao Zedong dan Zhou Enlai.
Xi Jinping juga mengakui kontribusi pendahulunya Deng Xiaoping, Jiang Zemin dan Hu Jintao.
Dia mendesak negara untuk terus mengikuti kepemimpinan partai untuk mencapai peremajaan nasional, dan tetap setia pada semangat kemandirian dan inovasi partai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/presiden-china-xi-jinping-saat-pidato-peringatan-100-tahun-partai-komunis-china.jpg)