Kronologi Pasien Covid-19 Tewas di Selokan Rumah Sakit, Diduga Kabur dari Ruang UGD
Warga pun dibuat geger, pasalnya saat ditemukan jenazah masih mengenakan keteter atau selang medis.
Pasalnya saat ditemukan, jenazah masih mengenakan keteter atau selang medis.
Polisi, yang dikontak segera setelah penemuan mayat tersebut, segera melakukan penyelidikan dan memastikan bahwa mayat tersebut adalah pasien rumah sakit yang kabur.
Belum ada informasi mengenai keluarga korban dan mengapa dia melarikan diri.
Baca juga: Ratusan Pelajar di Bintan Ikut Vaksinasi Covid-19 bagi Anak Usia 12-17 Tahun
Baca juga: Tim Gugus Tugas Covid-19 Sekupang Tegur Pedagang, Masih Buka Usaha di Atas Pukul 20.00 WIB
Mayat tersebut, yang tergeletak di depan selokan RSUD Wonosari, ditemukan warga yang kemudian mengontak pihak rumah sakit.
Adapun hasil pemeriksaan menyatakan korban sudah meninggal dunia empat jam sebelum ditemukan.
Artinya, korban menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 05.40.
"Aparat kami lantas datang ke lokasi bersama petugas PMI dan Koramil untuk melakukan evakuasi," jelas Aditya.
Menurutnya, jasad tersebut langsung diperiksa di Ruang Jenazah RSUD Wonosari guna menghindari kerumunan.
Terpisah, Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi membenarkan jika AS merupakan warga asal Getas.
Menurutnya, AS menjadi satu di antara pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Ia menyatakan pihaknya turut terlibat dalam penyelidikan.
Namun, belum diketahui kapan AS dibawa ke RSUD Wonosari.
"Masih kami selidiki dan mengumpulkan data," kata Hajar.
Data Covid-19 di Jogja
Jumlah pasien Covid-19 terus meningkat di DIY.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2706_foto-ilsutrasi-mayat.jpg)