Breaking News:

CATAT Ini Obat Terapi Penyembuhan Covid-19 Pasien Isolasi Mandiri di Rumah

Isolasi mandiri perlu dilakukan orang dengan hasil tes antigen atau PCR positif Covid-19, baik bergejala ringan maupun tanpa gejala.

Editor: Rimna Sari Bangun
FREEPIK
COVID-19 - Obat yang harus dikonsumsi saat isolasi mandiri. FOTO: ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - Tak semua orang yang positif Covid-19 harus dirawat di rumah sakit.

Apalagi ditengah kondisi meningkatnya kasus baru Covid-19 dan keterbatasan kapasitas rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19.

Orang suspect virus corona dengan gejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.

Meski demikian, mereka tetap harus minum sejumlah obat untuk terapi penyembuhan Covid-19. 

Isolasi mandiri perlu dilakukan orang dengan hasil tes antigen atau PCR positif Covid-19, baik bergejala ringan maupun tanpa gejala.

Menurut Kementerian Kesehatan, kriteria pasien Covid-19 tanpa gejala yakni frekuensi napasnya sebanyak 12-20 kali per menit, dan saturasi oksigen lebih dari atau sama dengan 95 persen.

Baca juga: Antisipasi Pemalsuan, Bandara Terapkan Cek Sertifikat Vaksinasi Digital

Sedangkan kriteria pasien Covid-19 gejala ringan yang bisa melakukan isolasi mandiri di rumah yakni demam, batuk (biasanya kering dan ringan), kelelahan, tidak selera makan, sakit kepala, nyeri otot dan tulang, sakit tenggorokan, atau pilek.

Gejala Covid-19 ringan lainnya yakni hidung tidak bisa mencium bau (anosmia), lidah tidak ada rasa saat makan dan minum (ageusia), mual, muntah, sakit perut, diare, mata merah, kulit ruam, frekuensi napas 12-20 kali per menit, dan saturasi oksigen lebih dari atau sama dengan 95 persen.

Berikut panduan penanganan dan obat terapi Covid-19 untuk pasien tanpa gejala maupun bergejala ringan.

Obat Covid-19 untuk isolasi mandiri pasien tanpa gejala

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved