Rabu, 3 Juni 2026

PPDB KEPRI

PPDB Kepri Buat Cemas Ratusan Orang Tua Calon Peserta Didik di SMKN 1 Batam

Pada PPDB 2021 ini, ratusan orang tua menanti kebijakan agar anak mereka diterima di SMKN 1 Batam.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
PPDB KEPRI - Orangtua calon peserta didik yang tidak lolos di SMKN 1 Batam minta anaknya diterima. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ratusan orang tua calon peserta didik kini bingung.

Itu setelah anak mereka tidak tertampung meski sudah mendaftar di SMKN 1 Batam.

Mereka semakin cemas setelah mengetahui masa pendafaran Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Kepri di Batam sudah berakhir.

Setidaknya, 764 calon peserta didik yang semula mendaftar di sekolah menengah kejuruan negeri yang berlokasi di Tembesi, Kecamatan Sagulung itu belum diketahui nasibnya.

Apa yang dialami ratusan orang tua sekaligus Warga Batam ini mendapat tanggapan dari anggota DPRD Batam, Tumbur Hutasoit.

Wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Batuaji ini mengaku setiap hari mendapat pengaduan dari warga yang anaknya belum bisa masuk sekolah.

Yang lebih membuat miris lagi, menurutnya orang tua calon peserta didik kesulitan untuk menemui pihak sekolah untuk menanyakan nasib anak mereka.

Ini belum lagi dengan kondisi pandemi covid-19 di Batam yang makin mengganas saja.

Orang tua calon peserta didik ini rela datang ke sekolah bahkan berkerumun untuk menanyakan nasib anak mereka.

"Ini yang sangat kita khawatirkan. Jangan gara-gara mendaftarkan anak orang tua jadi terpapar covid-19," kata Tumbur, Rabu (7/6/2021).

Dia berharap Pemprov Kepri melalui Dinas Pendidikan agar secepatnya memberikan solusi.

Setidaknya, ada arahan bagi orang tua peserta didik untuk menentukan nasib anaknya saat PPDB ini.

Baca juga: PPDB 2021, SMAN 3 Batam Terima 2.193 Pendaftar, Tak Ada Ekstra Kuota

Baca juga: SMAN 1 Batam Masih Jadi Sekolah Favorit, Ratusan Siswa Mendaftar di Hari Pertama PPDB

"Kalau tidak bisa tertampung, kemana lagi diarahkan.

Jadi orang tua punya kepastian.

Mereka juga tidak perlu datang ke sekolah," sebutnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved