Breaking News:

BATAM TERKINI

Meski Pandemi Covid-19, Tahun Ini Pemko Batam Masih Bangun 3 Gedung Sekolah

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Kota (Pemko) Batam masih melakukan pembangunan 3 unit sekolah.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Kota (Pemko) Batam masih melakukan pembangunan 3 unit sekolah. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Kota (Pemko) Batam masih melakukan pembangunan 3 unit sekolah.

Yaitu SMPN 59 di Sagulung, SMPN 62 di Bengkong, dan terakhir SMPN 63 di Nongsa.

Saat ini ketiga sekolah sudah masuk tahap lelang.

Diharapkan bisa selesai dalam bulan ini, sehingga pengerjaan bisa dimulai akhir Juli 2021 ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan jika tak ada kendala batas waktu pengerjaan selesai di Desember mendatang.

Pasalnya pengerjaan hanya membutuhkan waktu kurang lebih tiga atau empat bulan.

Ia berharap pemenang lelang segera didapatkan, sehingga tidak ada proyek yang tidak selesai di tahun anggaran ini.

"Akhir bulan ini atau awal Agustus sudah mulai jalan. Saya rasa dalam waktu empat bulan ke depan selesai. Kalau tidak ada kendala yang berarti," ujarnya.

Untuk tahap awal, pihaknya masih membangun sekolah beberapa kelas.

Baca juga: DAFTAR Aturan di Mal hingga Tempat Kerja Selama PPKM Mikro Batam hingga 20 Juli 2021

Selanjutnya akan ditingkatkan berdasarkan kebutuhan dan jumlah siswa.

"Tahun depan kami anggarkan lagi untuk penambahan ruang kelas dan lainnya," katanya.

Hendri mengakui pembangunan 3 sekolah tahun ini tidak masuk dalam rasionalisasi yang dilakukan Pemko Batam dalam mengantisipasi defisit yang mencapai Rp 284 miliar.

Pembangunan sekolah merupakan proyek prioritas dan harus dilakukan.

Lantaran menyangkut kebutuhan peserta didik yang saat ini belum memiliki gedung sekolah, atau menumpang di sekolah lain.

Ia menambahkan rasionalisasi di lakukan untuk beberapa belanja yang tingkat urgensinya bisa ditunda.

Misalnya perjalanan dinas, belanja ATK, sedangkan untuk pembangunan sekolah tetap dilanjutkan. ( TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved