CORONA KEPRI
Pasien Covid-19 Batam Membludak RS Makin Terbatas, Akademisi: Libatkan Swasta
Mengantisipasi ledakan pasien covid-19, dosen Unrika Batam, Y Farid Setyobudi, S.IP.,MPA mengatakan jika pemerintah bisa melibatkan swasta.
Terlebih pasien yang tidak memiliki gejala virus corona.
"Namun pihak swasta ini memiliki kekhawatiran, karena tidak ada payung hukumnya," kata Farid.
Dia juga mengatakan saat pemerintah membuka kerjasama dengan pihak ketiga, pemerintah juga harus melakukan pengawasan dan monitoring, agar tidak terjadi persoalan dalam penanganan pasien covid-19.
Termasuk penanganan yang dilakukan pihak ketiga sesuai dengan yang diinginkan pemerintah.
Jika pemerintah menjalin kerjasama dengan pihak ke tiga maka beban pemerintah akan semakin ringan.
Saat ini kata Farid, banyak Warga Batam, yang terpapar covid -19 yang memeriksakan diri secara mandiri dan tidak mau melapor ke Tim gugus.
Hal ini juga akan sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar, dalam hal penyebaran virus corona di lingkungan dimana yang bersangkutan tinggal.
"Ini juga menyangkut data pasien covid-19.
Proses pendataan akan jauh lebih mudah karena adanya laporan dari pihak ketiga," kata Farid.
Angka Kematian Melonjak
Kasus covid-19 di Kepri memang perlu mendapat perhatian serius.
Selain terus melonjaknya jumlah kasus, angka kematian juga melonjak tajam. Bahkan, tingkat kematian di Provinsi Kepri termasuk tertinggi secara nasional.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, ada sembilan provinsi yang tingkat kematian akibat Covid-19 meningkat dalam sepekan terakhir.
Sembilan provinsi tersebut yakni Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Gorontalo, DIY, Bengkulu, Kepri, Jambi dan Kalimantan Barat.
Baca juga: Corona di Anambas Mendekati 1.000 Kasus, Pasien Baru Tambah 26 Orang
"Kenaikan persentase kematian dalam satu minggu terakhir lebih signifikan dibanding kesembuhan," ujar Wiku dalam konferensi pers melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (8/7/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/foto-pendukung-covid-19-di-batam.jpg)