Breaking News:

LINGGA TERKINI

Seorang Kakek di Lingga 3 Kali Nodai Bocah Umur 7 Tahun Anak Tetangganya

Seorang kakek asal Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, diamankan polisi setelah diketahui melakukan tindakan asusila terhadap anak tetangganya.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda
Seorang kakek asal Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, diamankan polisi setelah diketahui melakukan tindakan asusila terhadap anak tetangganya. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Seorang kakek asal Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, diamankan polisi setelah diketahui melakukan tindakan asusila terhadap anak tetangganya.

Aksi kakek yang berprofesi sebagai nelayan tersebut terungkap setelah korban yang masih berusia 7 tahun pulang bermain dan mengeluh kesakitan.

“Pelaku diamankan setelah kejadian tersebut. Diketahui orang tua korban, saat korban pulang bermain lalu korban mengeluh kesakitan, dan keesokan harinya baru korban bercerita (ke orang tua).’’ kata Kasatreskrim Polres Lingga AKP Adi Kuasa Tarigan melalui Kanit PPA, Ipda Regina Andrilla, Minggu (11/7/2021).

Dijelaskan Ipda Regina, pelaku yang berinisial SI mencabuli korban dengan modus memperlihatkan konten pornografi kepada korban tersebut.

Kemudian setelah itu, korban dibawa masuk ke dalam rumahnya.

“Berdasarkan keterangan korban pada orangtuanya, perbuatan pencabulan tersebut sudah terjadi sebanyak tiga kali. 

Mendengar hal tersebut orangtua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian,” jelas Regina.

Mendapat laporan tersebut Satreskrim Polres Lingga bergerak cepat dan langsung meringkus tersangka SI di kediamannya.

Lalu korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo untuk dilakukan visum.

Baca juga: PPKM Darurat Berlaku di Batam, Warga Diminta Tak Panik karena Pasar Tetap Buka

“Selain membawa korban ke RSUD Dabo untuk dilakukan visum, kita juga menyita pakaian korban dan pakaian pelaku dan satu unit handphone merek Xiaomi warna hitam.’’ ungkapnya

Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 82 UU 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang dengan ancaman hukuman minimal lima tahun atau denda paling banyak Rp 5 miliar.  (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Lingga

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved