TIPS KESEHATAN
Air Kelapa Muda Dapat Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi
Hasil penelitian mengemukakan bahwa, pemberian air kelapa muda dapat menurunkan tekanan darah diastolik sebesar 0,32mmHg (0,33%).
TRIBUNBATAM.id - Siapa sangka, ternyata air kelapa muda dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Sebuah penelitian yang digelar mahasiswi Poltekkes Kemenkes Pontianak, Indonesia Yanuarti Petrika, dan Ayu Rafiony, mengemukakan air kelapa cocok pada penderita hipertensi.
Untuk diketahui, penelitia ini telah diunggah di lama situs ejournal.poltekkes-pontianak.ac.id pada 2019 lalu.
Sebelum membahas lebuh lanjut, di Indonesia, prevalensi hipertensi masih tinggi yaitu sebesar 25,8%.
Khusus di Provinsi Kalimantan Barat (KALBAR), prevalensi hipertensi di atas prevalensi nasional yaitu 28,3% untuk usia 18 ke atas tahun (Kemenkes, 2013).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh air kelapa muda terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru.
Baca juga: Laris Manis saat Pandemi, Ini 5 Manfaat Vitamin D untuk Kesehatan Tubuh
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Experiment Design) berupa time series one group pretest posttest.
Sampel penelitian ini adalah penderita hipertensi yang berada di Wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru, Kecamatan Pontianak Utara berjumlah 24 sampel.
Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Data dikumpulkan secara langsung melalui wawancara dan pengukuran tekanan darah.
Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan (p=0,00) tekanan darah sistolik sebelum dan setelah diberikan air kelapa muda.
Tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p=0,72) tekanan darah diastolik responden sebelum dan setelah diberikan air kelapa muda.
Baca juga: Air Kelapa Terdapat Kandungan Mikronutrien & Makronutrien, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan
Pemberian air kelapa muda menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik sebesar 3,24% dan 0,33%.
Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya diatas 90 mmHg.
Kesimpulannya, Responden yang hipertensi lebih banyak lansia (≥46 tahun) dan berjenis kelamin perempuan.
Terdapat perbedaan yang signifikan tekanan darah sistolik sebelum diberikan air kelapa muda dan setelah diberikan air kelapa muda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hipertensi_20170504_101205.jpg)