Rabu, 20 Mei 2026

CORONA KEPRI

Rencana Pemko Batam Buat Rumah Sakit Darurat Covid-19, 'BOR Kian Krusial'

Pemko Batam punya sejumlah skema terkait penanganan covid-19 di Asrama Haji Batam Center.

Tayang: | Diperbarui:
Tribunbatam.id/Istimewa Humas Pemko Batam
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyapa pasien covid-19 yang menjalani karantina di Asrama Haji Batam Center. Pemko Batam punya opsi menjadikan lokasi ini sebagai ruah sakit darurat covid-19. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota/ Pemko Batam berencana menyiapkan Asrama Haji Batam Center sebagai rumah sakit darurat.

Ini terkait Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Penanganan Covid yang semakin sedikit.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama pihak rumah sakit dan Dinkes Batam, perkembangan BOR isolasi dan ICU yang sudah mendekati angka 80 persen.

Dalam sekepan terakhir, total kasus positif covid-19 di Batam mencapai 1.876 kasus.

Dengan kebutuhan bed dalam satu hari rata-rata 321 tempat tidur.

"Persoalan BOR sudah sangat krusial.

Sekarang persoalan yang terjadi adalah pasien bergejala kesulitan mendapatkan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Setiap mereka ke rumah sakit selalu tak ada. Padahal di rilis yang dikeluarkan masih tersedia," ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Jumat (16/7/2021).

Amsakar Achmad tak mengelak jika dalam pendirian rumah sakit darurat membutuhkan alat kesehatan, tenaga medis berikut obat-obatan yang memadai.

Terkait hal ini, menurutnya ada yang bisa langsung dipenuhi, ada juga yang melalui pengadaan.

Opsi lainnya menjadikan Asrama Haji Batam Center sebagai tempat transit atau IGD bagi pasien.

Sambil menunggu tersedia ruang perawatan di rumah sakit, tim yang bertugas di Asrama Haji akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, dan mendistribusikan pasien nanti ke rumah sakit yang kosong.

"Ini tadi juga masih kami bahas bersama dengan tenaga kesehatan, dan OPD yang mengatur soal anggaran.

Tentu kami juga harus menyiapkan peralatan selama mereka ada di IGD Asrama Haji," ungkapnya.

Untuk mengetahui detail informasi ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit, pihaknya akan membahas hal ini dengan pemilik fasilitas kesehatan (Faskes) atau rumah sakit yang ada di Kota Batam.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Natuna Melejit, Isolasi Terpadu Asrama Haji Hampir Penuh

Baca juga: Warga Keluhkan Vaksinasi Corona saat PPKM Darurat Batam, Amsakar: Belum Tahu Kapan

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved