Selasa, 2 Juni 2026

Alasan Malaysia Hentikan Vaksin Sinovac, Gunakan Vaksin Pfizer Sebagai Gantinya

Langkah ini merupakan buntut dari kekhawatiran Malaysia akan efektivitas vaksin buatan China ini.

Tayang:
SHANGHAI DAILY
Alasan Malaysia Hentikan Vaksin Sinovac, Gunakan Vaksin Pfizer Sebagai Gantinya 

TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Malaysia akan menghentikan penggunaan vaksin Sinovac dalam program vaksinasi.

Penghentian vaksin sinovac di Malaysia akan digantikan dengan vaksin Pfizer.

Vaksin asal Amerika itu akan melanjutkan program vaksinasi di Malaysia.

Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan Malaysia, Adham Baba dalam konferensi pers bersama pejabat tinggi kementerian lain pada Kamis (15/7/2021).

"Sekitar setengah dari 16 juta (Sinovac) sudah didistribusikan, jadi sisanya akan digunakan untuk vaksin dosis kedua," kata Adham.

"Bagi yang belum divaksinasi, mereka akan menerima vaksin Pfizer," lanjutnya.

Langkah ini merupakan buntut dari kekhawatiran Malaysia akan efektivitas vaksin buatan China ini.

Keraguan akan efektivitas vaksin Sinovac mulai muncul di berbagai negara.

Baca juga: Rekam Jejak Bos Sinovac Pernah Suap BPOM China, Vaksin Ditolak Dibeberapa Negara Kecuali Indonesia

Baca juga: Vaksinasi Corona di Bintan Belum Ada Kendala, Beda Jauh dengan Batam

Baca juga: Jokowi Pastikan Tidak Ada Vaksin Berbayar di Indonesia, Vaksin Tetap Gratis

Vaksin ini dinilai tidak cukup kuat mengahalau varian Covid-19 yang jauh lebih ganas.

Negeri Jiran ini tinggal menghabiskan stok Sinovac yang tersedia sebelum beralih ke vaksin baru.

Nantinya, Malaysia akan menggunakan vaksin Pfizer sebagai gantinya.

Saat ini Malaysia telah mengamankan sekitar 45 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech.

Jumlah ini cukup untuk menginokulasi 70% populasi, dibandingkan dengan 16 juta dosis Sinovac.

Seorang wanita asli Malaysia dari suku Temuan menerima dosis vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di balai desanya di Sungai Buloh pada 28 Juni 2021.(Mohd RASFAN / AFP)
Seorang wanita asli Malaysia dari suku Temuan menerima dosis vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di balai desanya di Sungai Buloh pada 28 Juni 2021.(Mohd RASFAN / AFP) (Mohd RASFAN / AFP)

Menurut laporan Malay Mail, Menkes Adham mengatakan bahwa negara bagian Kelantan akan berhenti memasok vaksin Sinovac dan beralih ke Pfizer, sementara negara bagian lain akan menyusul.

"Jadi itu (penggunaan vaksin Pfizer) dimulai di Kelantan dan segera negara bagian lain akan menyusul," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved