CORONA KEPRI
DAFTAR Laboratorium di Kepri dengan Hasil PCR Syarat Terbang Sesuai SK Kemenkes
Terhitung sejak 12 Juli 2021, Kemkes merilis daftar laboratorium yang terafiliasi dan diakui dengan Kemkes sebagai syarat perjalanan atau penerbangan.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Terhitung sejak 12 Juli 2021, Kementerian Kesehatan (Kemkes) merilis daftar laboratorium yang terafiliasi dan diakui dengan Kemkes sebagai syarat perjalanan atau penerbangan.
Semuanya ada 742 laboratorium di Indonesia, termasuk sejumlah laboratorium di wilayah Kepri.
Warga diminta mengikuti ketentuan itu, karena akan ada barcode hasil pemeriksaan yang diakui dan tercatat di Kemenkes.
"Iya. Ketentuan yang baru sudah keluar. Nanti, setiap yang periksa, akan memiliki barcode untuk hasil test PCR," ujar Wakil Ketua Harian Tim Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri Tjetjep Yudayana, Selasa (13/7/2021).
Diakuinya sesuai ketentuan, maka legalitas instansi yang menggelar tes PCR ini sangat penting.
Ia menghimbau agar masyarakat Kepri memperhatikan ketentuan dari Kemenkes.
Alasannya, untuk penerbangan, akan keluar barcode untuk calon penumpang dan itu akan terdaftar di Kemenkes.
"Jadi kalau tidak ada barcode, bisa batal terbang. Kita himbau agar calon penumpang menggunakan laboratorium yang sudah tercatat dan diakui Kemenkes," tutur Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri ini.
Baca juga: TAK Perlu Panik, Jelang Idul Adha Stok Ayam di Batam Ada 2.647 Ton
Sementara itu, terkait kemungkinan laboratorium-laboratorium itu membuka stand pemeriksaan PCR di bandar udara di Kepri, Tjetjep membuka peluang.
Salah satunya di Bandara Hang Nadim, sudah ada RSBP Batam dan di bandara Tanjungpinang, ada Kimia Farma.
"Untuk Kimia Farma, dia bekerjasama dengan laboratorium yang ditentukan Menkes. Kimia Farma mengambil sampel untuk diperiksa di lab," jelas Tjetjep.
Berikut ini, daftar laboratorium Pembina Provinsi Kepri
*Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam Laboratorium pemeriksa COVID-19 di Provinsi Kepri
*Laboratorium pemeriksa, ada Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam
*Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUDEF)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/petugas-medis-menunjukkan-alat-swab-test-spesimen.jpg)