CORONA KEPRI
Idul Adha saat PPKM Darurat Batam, Biaya Rapid Antigen Dibebankan ke Panitia Kurban
Selama PPKM Darurat Batam, syarat panitia kurban Idul Adha di antaranya wajib menjalani Rapid Test Antigen dengan hasil negatif.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
Tapi kalau belum kami minta Rapid Tes Antigen saja," ucapnya.
FAKTA di Tanjungpinang
Sementara di Tanjungpinang, lima petugas kurban di sana positif corona dari hasil Rapid Test Antigen yang dilakukan di Puskesmas Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari.
Diketahui, ada 65 orang yang sudah menjalani rapid test antigen sejak Sabtu (17/7/2021) lalu, untuk penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha 1442 Hijriah.
Dari jumlah itu, ada lima orang yang positif covid-19 dari hasil tes antigen. Hal ini disampaikan Kepala Puskesmas Seijang, Muhammad Paisal.
"Selanjutnya kepada yang hasil antigennya positif akan dilakukan tes PCR," ujarnya, Senin (19/7/2021).
Puskesmas Seijang sendiri, diberi tugas untuk menangani rapid test antigen petugas di 51 masjid hingga surau yang ada di Kelurahan Seijang, Dompak dan Tanjung Ayun Sakti.
Pelaksanaan rapid antigen bagi petugas pemotong hewan kurban ini berdasarkan SE Wali Kota Tanjungpinang dalam PPKM Darurat.
Sementara itu, Koordinator Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Satuan Tugas (Satgas) Covid 19, Surjadi mengatakan, ibadah pemotongan hewan kurban di Tanjungpinang akan dilakukan secara terbatas.
Bahkan, proses pemotongan hewan kurban hanya dihadiri oleh petugas pemotongan saja.
"Jadi masyarakat tidak perlu hadir. Pembagian daging nantinya akan diantar langsung ke rumah supaya tidak terjadi kerumunan,” ungkapnya, Kamis (15/7/2021) lalu.(TribunBatam.id/Bereslumbantobing/Endra Kaputra)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Idul Adha 1442 H
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0408kurban-sapi-di-bp-batam.jpg)