Breaking News:

CORONA KEPRI

Kasus Baru Corona di Tanjungpinang Mulai Turun saat PPKM Darurat, Pasien Sembuh Kini 5.173

Kasus baru corona di Tanjungpinang perlahan mulai turun, dan pasien sembuh bertambah saat PPKM darurat.Per 19 Juli,ada 1.741 kasus aktif covid-19

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
kompas.com
Kasus Baru Corona di Tanjungpinang Mulai Turun saat PPKM Darurat, Pasien Sembuh Kini 5.173. Ilustrasi Covid-19 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Masih dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, kasus perkembangan Covid-19 di Kota Tanjungpinang perlahan menunjukkan angka penurunan dan pasien yang sembuh juga bertambah.

Berdasarkan data Satuan Gugus Tugas Covid-19, dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang, per tanggal 19 Juli 2021 terdapat 7.121 total kasus aktif.

Dari jumlah ini, ada sebanyak 1.741 pasien kasus aktif. Terdiri dari 1.491 pasien isolasi mandiri, 104 pasien rawat di rumah sakit dan 146 pasien karantina di Lohass Hotel.

Ada pun jumlah pasien selesai isolasi (sembuh) kini menjadi 5.173 orang, sedangkan pasien meninggal dunia terpapar covid-19 berjumlah 207 orang.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dapat menghubungi Tim Satgas Covid-19 di Hotline : 0823-8712-6255.

Baca juga: 5 Petugas Kurban Idul Adha di Tanjungpinang Positif Corona dari Hasil Tes Antigen

Baca juga: Ada Sosok Pemuda Indonesia di Balik Lahirnya Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyebutkan, nantinya Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang akan melakukan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktivitas lainnya.

"Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan," ujar Rahma, Selasa (20/7/2021)

Rahma juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi Covid-19 ini.

"Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya. 

(Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved