Breaking News:

Oknum SATPOL PP Ini Jadikan PPKM LADANG BISNIS, Tak Punya Sertikat Vaksin Tarif Rp 20 Ribu

Disaat orang lain mengeluh karena kebijakan PPKM Darurat, malah oknum Sat Pol PP ini jadikan ladang bisnisnya. Selengkapnya

Editor:
(TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA)
Lima oknum pegawai honorer dari tiga dinas di Kabupaten Ogan Ilir ditangkap karena melakukan pungli di Pintu Masuk Tol Kramasan (Palembang-Lampung) Kabupaten Ogan Ilir. 

Para oknum tersebut kemudian diamankan pihak kepolisian.

Baca juga: TIM Saber Pungli Polda Kepri Datangi SMAN 1 Batam

Mereka mengaku, hasil pungli dipakai untuk makan.

"Hasil penyelidikan, itu katanya untuk memenuhi kebutuhan makan," kata Hardiman, dikutip Tribunnews dari Tribun Sumsel.

Hingga saat ini, polisi berhasil menangkap lima anggota satgas PPKM yang diduga terlibat pungli di Tol Kramasan.

Mereka adalah:

  1. Boediono (23) Anggota BPBD Kabupaten Ogan Ilir
  2. Apri Ridho Rahmatullah (27) Anggota Satpol PP dan Damkar Kabupaten Ogan Ilir
  3. Nur Kholis (21)  Anggota Satpol PP dan Damkar Kabupaten Ogan Ilir,
  4. Heriyanto (39)  Anggota Dishub Kabupaten Ogan Ilir dan
  5. Nanda Putra (19) Anggota Dishub Kabupaten Ogan Ilir.

Mengutip dari Tribun Sumsel, modus para pelaku adalah meminta uang kepada sopir truk atau fuso.

Pelaku akan meminta uang kepada mereka yang tak dapat menunjukkan sertifikat vaksinasi atau hasil swab antigen sebagai syarat.

"Korban adalah para sopir yang sekarang ini sudah tidak lagi di Palembang. Maka kita gali keterangan dari yang bisa kita dapat."

Baca juga: YouTuber Beni Eduward, Sosok Pria Perekam Pungli Oknum Polisi, Masuk Penjara dan Dibuat Menderita

"Mulai dari teman-temannya yang berjaga di pos penyekatan, kemudian dari pelaku itu sendiri," terang Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan.

Jumlah yang diminta pun bervariasi mulai dari Rp 20 ribu, Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per truk.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved