Breaking News:

CORONA KEPRI

PPKM Level IV Tanjungpinang Diperpanjang Tapi Ada Kelonggaran: Bukan Berarti Selesai

PPKM Level IV Tanjungpinang yang diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 beri angin segar bagi warga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Noven Simanjuntak
Kepala Bappelitbang Tanjungpinang sekaligus Koordinator Lapangan Prokes Internal Pemerintah Kota Tanjungpinang, Surjadi 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level IV di Tanjungpinang resmi diperpanjang mulai hari ini hingga 2 Agustus 2021.

Koordinator Lapangan Prokes Internal Pemerintah Kota Tanjungpinang, Surjadi sebelumnya menyebutkan, perpanjangan PPKM Level IV Tanjungpinang diterapkan hingga 8 Agustus 2021.

Meski diperpanjang, namun dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 25 Tahun 2021 mengatur sejumlah poin kelonggaran bagi daerah yang menerapkan PPKM Level IV.

Surjadi mengungkapkan, jika sektor yang mendapat kelonggaran berkenaan langsung dengan pelaku UMKM

Mulai dari rumah makan, pasar rakyat dan sejumlah toko yang menjual bukan barang kebutuhan sehari-hari.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcabrem 033 PD 1 Bukit Barisan, Arlin Jimmy Ramoz bersama pengurus membagikan 1000 nasi bungkus di Tanjungpinang, Kepri bekerja sama dengan para relawan dan donatur di Tanjungpinang, Kamis (22/7/2021).
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcabrem 033 PD 1 Bukit Barisan, Arlin Jimmy Ramoz bersama pengurus membagikan 1000 nasi bungkus di Tanjungpinang, Kepri bekerja sama dengan para relawan dan donatur di Tanjungpinang untuk membantu warga terdampak PPKM Level IV, Kamis (22/7/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Meski demikian, penerapan protokol kesehatan secara ketat tetap diatur untuk mencegah penyebaran covid-19.

"Ada beberapa kelonggaran yang sedang kami finalkan.

Saya pikir jalan tengah antara kepentingan kesehatan sama ekonomi yang harus berjalan beriringan.

Segera hari ini kami akan terbitkan Surat Edarannya," ungkapnya, Senin (26/7/2021).

Nantinya dalam turunan Surat Edaran Wali Kota, lanjutnya, akan ada pengaturan jam, penerapan protokol kesehatan serta pengaturan operasional dengan kapasitas 25 -50 persen bagi pelaku usaha.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved