Minggu, 3 Mei 2026

NATUNA TERKINI

Basarnas Natuna Cari Identitas Mayat Mr X, Koordinasi ke Tanjungpinang Hingga Pontianak

Mayat pria tanpa identitas itu dievakuasi Basarnas Natuna dari perairan Kecamatan Subi, Kamis (29/7) siang.

Tayang:
Penulis: agus tri | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Evakuasi mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di perairan Kecamatan Subi, Natuna, Kepri, Kamis (29/7). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Basarnas Natuna masih mencari informasi tentang identitas mayat pria yang ditemukan mengapung di perairan Kecamatan Subi, Kamis (29/7) siang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) SAR Natuna, Mexianus Bekabel bahkan berkoordinasi ke Tanjungpinang dan Pontianak, Kalimantan Barat guna memastikan identitas mayat tersebut.

Mayat pria itu sebelumya dtemukan memakai kaos hitam dan bercelana panjang.

Mesi memastikan jia mayat pria tersebut bukan merupakan korban jatuh dari kapal ikan, KM Martapura dan dinyatakan hilang pada pekan lalu.

"Kami dapat informasi dari tim medis akan kirim datanya langsung ke Tanjungpinang.

Saya juga belum tau perkembangannya seperti apa," kata Mexianus saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (30/7/2021).

Mexi yang saat ini masih berada di Kabupaten Anambas dalam rangka pelatihan SAR bagi potensi SAR di Anambas menduga, mayat itu merupakan korban dari musibah kapal yang terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat belum lama ini.

Tim SAR gabungan terdiri dari KPP (Basarnas) Natuna, TNI-Polri dan warga melakukan pencarian terhadap 3 warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bunguran Tengah yang diduga tersesat pada saat mencari madu di hutan, Kamis (17/6/2021).
Tim SAR gabungan terdiri dari KPP (Basarnas) Natuna, TNI-Polri dan warga melakukan pencarian terhadap 3 warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bunguran Tengah yang diduga tersesat pada saat mencari madu di hutan, Kamis (17/6/2021). (ISTIMEWA)

"Kami sudah kirim datanya ke KPP SAR Pontianak," tambahnya.

Mayat pria tersebut kini sudah dimakamkan setelah dievakuasi oleh Tim Sar Gabungan Kecamata Subi, Kabupaten Natuna.

Cuaca Ekstrem di Pulau Tiga

Sementara cuaca ekstrem di Pulau Tiga yang terjadi sejak beberapa hari terakhir nyaris membuat bagan nelayan hilang terbawa arus laut.

Beruntung prajurit TNI AL yang bertugas di KRI Halasan-630 yang berlabuh di dermaga TNI AL Sabang Mawang Pulau Tiga langsung bergerak.

Personil KRI Halasan-630 langsung sigap membantu begitu melihat bagan nelayan yang sedang terombang ambing di perairan Selat Lampa.

Selanjutnya, Komandan KRI Halasan - 630 Letkol Laut (P) Memet Kurniawan, M.Tr. Opsla Memerintahkan personilnya bersama personil Posal Sabang Mawang untuk segera memberikan bantuan dan penyelamatan kepada bagan nelayan tersebut.

Berkat kesigapan Personil KRI Halasan-360 dan personel Posal Sabang Mawang, bagan nelayan dapat terhindar dari kerusakan.

Baca juga: Setelah Blok Natuna, Cadangan Gas Terbesar di Asia Tenggara Milik Indonesia Terancam Membeku

Baca juga: Angka Pernikahan Dini di Natuna dan Tanjungpinang Meningkat saat Pandemi Covid19

Prajurit TNI AL KRI Halasan-630 menyelamatkan bagan nelayan Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna yang nyaris hilang di laut akibat cuaca ekstrem, Kamis (29/7).
Prajurit TNI AL KRI Halasan-630 menyelamatkan bagan nelayan Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna yang nyaris hilang di laut akibat cuaca ekstrem, Kamis (29/7). (TribunBatam.id/Istimewa)
Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved