Jumat, 10 April 2026

BATAM TERKINI

Rektor dan Dosen Unrika Naik Sepeda ke RSUD EF Batam dan Berikan Bunga ke Nakes 

Rektor dan para Dosen Unrika naik sepeda mendatangi RSUD Embung Fatimah Batam untuk memberikan dukungan terhadap para tenaga medis.

TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Kunjungan Rektor dan Dosen Unrika ke RSUD EF saat memberikan dukungan moril kepada Nakes, Kamis (29/7/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sederhana, datang menggunakan sepeda. Inilah yang dilakukan oleh Rektor dan para Dosen, Universitas Riau Kepulauan (Unrika), ke Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD EF) Kota Batam, untuk memberikan dukungan terhadap para tenaga medis.

Kedatangan para Dosen serta Rektor Unrika ke RSUD EF, dalam rangka Dies Natalis Unrika ke-28, di mana pihak Unrika memilih melakukan kegiatan sederhana dengan memberikan dukungan terhadap garda terdepan ditengah Pandemi Covid-19, yang terjadi saat ini.

Para Dosen dan Rektor Unrika disambut Wakil Direktur RSUD EF, Sri Rupiaty, bersama tenaga kesehatan di RSUD ED.

Di RSUD EF Dosen Unrika, memberikan bingkisan berupa masker serta bunga, sebagai bentuk dukungan terhadap tenaga medis di RSUD EF, tanpa terkecuali.

Rektor Unrika, Edwin Agung Wibowo,SE,M.Comm, dalam kesempatan tersebut mengatakan dalam rangka Dies Natalis Unrika ke-28, yang persampena dengan kondisi saat ini di mana pandemi masih terus meningkat, tidak bisa berbuat banyak.

"Kita tidak melakukan perayaan, mewah. Kita lakukan sederhana, memberikan dukungan kepada garda terdepan, mulai dari tenaga Medis, TNI/Polri," kata Edwin, Kamis (29/7/2021) lalu.

Baca juga: DUA Kali Antigen Massal Selalu Temukan Warga Positif Covid-19, Puskemas Tiban Kembali Gelar Tracing

Dia juga mengatakan, saat ini di tengah wabah yang terus terjadi, dukungan sangat diperlukan oleh garda terdepan.

"Wabah ini sangat menyiksa semua pihak, tanpa terkecuali, dimana kalau masayarakat ekonominya terganggu, bahkan hancur, sementara pendidikan juga terganggu, dimana tidak bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka, sementara garda terdepan ini mereka bertaruh nyawa, dalam menolong para pasien, karena mereka juga bisa terpapar,"kata Edwin.

Dia mengatakan dukungan materil, bagi garda terdepan saat ini terus diusahakan pemerintah."Nah sekarang kita sebagai masyarakat, dari berbagai golongan, jabatan, akademisi apapun itu namanya. Para garda terdepan ini membutuhkan dukungan moril,"kata Edwin.

Hal ini yang membuat pihak Unrika tidak menggelar acara mewah, agar tidak terjadi klaster baru penyebaran Covid-19."Kita tidak bisa mendukung secara materil, minimal kita berikan dukungan moril,"kata Edwin.

Di tempat yang sama Wakil direktur RSUD EF, Sri Rupiaty menyambut baik kedatangan Rektor dan para Dosen Unrika.

Sri, mengatakan saat ini yang dibutuhkan oleh tenaga kesehatan dan garda terdepan bukan materil, tetapi dukungan dari semua pihak.

"Kita sudah cape, kadang kita tidak kenal lelah dan ingat waktu, kita terpisah dari keluarga. Batulah kami para medis, yang kami butuhkan kesedaran semua pihak untuk menerapkan prokes agar corona ini bisa berlalu,"kata Sri.

Dia juga berharap Unrika dengan mahasiswanya menjadi relawan ditengah masyarakat. Minimal memberikan himbauan agar warga taati prokes.

"Jangan lagi kami medis ini disalahkan, apalagi sampai diisukan dengan hoaks," kata Sri. (TRIIBUNBATAM.id/ Ian Sitanggang)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved