Kamis, 11 Juni 2026

CORONA KEPRI

Batam Disorot Pusat Daya Serap Anggaran Rendah, Wali Kota: Insentif Nakes Segera Cair

Wali Kota Batam mengaku sudah dua kali ditegur pusat terkait pencairan insentif ini.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Istimewa
Penyerahan insentif secara simbolis untuk pengurus PPKM di Kecamatan Batuaji dan Batuampar, Selasa (3/8/2021). 

Sedangkan untuk tenaga kesehatan baru tadi pagi saya teken.

Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini hak mereka bisa dicairkan.

Saya sudah dua kali ditegur. Batam terpampang sebagai 10 besar terkait pencairan insentif ini.

Uang sudah keluar dari pusat. Tapi tidak kalian gunakan untuk membayar insentif.

Kalau ini tidak jelas, uang tak selesai, maka akan masalah," bebernya.

Diakuinya pembayaran hak tenaga kesehatan (nakes) dan PPKM ini merupakan salah satu prioritas.

Sebab mereka sudah bertugas, namun apabila haknya lambat dicairkan dikhawatirkan akan membuat kinerja mereka di lapangan tidak maksimal.

"Karena sudah masuk semester dua, diharapkan capaian serapan anggaran ini bisa lebih maksimal, termasuk untuk tenaga kesehatan dan PPKM ini," katanya.

Rudi juga meminta inspektorat turun untuk memantau proses pembayaran untuk tenaga kesehatan.

Ia berharap bulan ini insentif bisa selesai. Pihaknya sangat mengapresiasi tugas tenaga kesehaan selama ini.

Namun mereka belum menerima hak mereka.

"Jangan rapat serius, tapi tidak ada eksekusi. Ini harus jalan, tidak bisa tidak jalan.

Saya tidak pernah ganggu kegiatan kesehatan. Tapi kalau tidak diselesaikan, saya akan selesaikan," katanya.

Pemko Batam sebelumnya mengalokasikan anggaran sekitar Rp 117 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Batam.

Angka ini termasuk untuk insentif tenaga kesehatan yang dialokasikan dari dana alokasi umum (DAU).

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved