Breaking News:

CORONA KEPRI

Batam Disorot Pusat Daya Serap Anggaran Rendah, Wali Kota: Insentif Nakes Segera Cair

Wali Kota Batam mengaku sudah dua kali ditegur pusat terkait pencairan insentif ini.

TribunBatam.id/Istimewa
Penyerahan insentif secara simbolis untuk pengurus PPKM di Kecamatan Batuaji dan Batuampar, Selasa (3/8/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kota Batam Provinsi Kepri disorot Pemerintah Pusat.

Ini karena rendahnya daya serap anggaran, khususnya terkait pencairan insentif.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi bahkan mengakui pihaknya sudah dua kali ditegur oleh Pemerintah Pusat.

Kota Batam bahkan masuk dalam 10 besar terkait rendahnya pencairan insentif.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam sebelumnya mengalokasikan Rp 117 Miliar untuk Penanganan Covid -19 di Batam.

RAPID TEST ANTIGEN MASSAL - Tenaga kesehatan Puskesmas Tiban Baru, Kecamatan Sekupang saat mengambil sampel warga di kawasan Pasar Cipta Puri, Rabu (28/7/2021).
RAPID TEST ANTIGEN MASSAL - Tenaga kesehatan Puskesmas Tiban Baru, Kecamatan Sekupang saat mengambil sampel warga di kawasan Pasar Cipta Puri, Rabu (28/7/2021). (TribunBatam.id/Hening Sekar Utami)

Anggaran ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun ini.

Rudi mengungkapkan pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran, namun kendalanya tidak kunjung dicairkan.

Penyebabnya, karena ada syarat yang tidak dipenuhi sampai saat ini, padahal ini sudah masuk bulan Juli.

"Uangnya sudah ada, namun belum juga dicairkan sehingga menjadi masalah.

Makanya kemarin saya gesa sekali untuk penyelesaian ini," katanya, Selasa (3/8/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved