BATAM TERKINI
Waka DPRD Batam Ini Dukung Pembangunan Pasar Induk Dilanjutkan dengan Dua Syarat
Waka I DPRD Batam Kamaluddin meminta agar teknis di lapangan terkait pembangunan Pasar Induk Jodoh dilakukan secara harmonis dan hindari keributan
"Kita akan membentuk UPT. Karena cakupannya sudah mulai besar. Supaya pelaksanaannya lebih matang," katanya.
Ia melanjutkan kios di Pasar Induk Jodoh ini nantinya lebih diprioritaskan kepada PKL yang lama dan sudah terdata sejak Desember 2017 lalu. Yakni sebanyak 1.808 orang.
"Mereka yang jadi prioritas utama. Mereka akan menempati apa yang akan mereka jual," katanya.
Diakuinya rencana pembangunan ini sudah direncanakan sejak tahun 2018 lalu. Dengan maksud tujuan untuk menata PKL di sekitar Jodoh, Boulevard, Pasar Induk, Toss 3000 dan BCA.
"Tentunya dalam hal membangun ini, harus ada legalitas lahan. Alhamdulillah BP Batam telah memberikan hibah kepada kita 2 tahap. Tahap pertama 2018 sebesar 15 ribu meter persegi. Kemudian 2019, 5000 meter persegi," tutur Zulkarnain.
Ia menambahkan Pasar Induk memang dianggap penting. Kota Batam merupakan kota metropolis dan harus memiliki pasar induk.
"Sehingga bisa mengendalikan harga dan ada penyediaan barang pokok. Kami pun bisa mengontrol stok dan harga. Inilah tujuan kita," katanya.
(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pasar-induk-jodoh-batam_20170103_142320.jpg)