Breaking News:

SAHAM

Bukalapak Resmi Jual Saham Perdana di Bursa: Harga Saham Melonjak, Raup Dana Rp 21,90 Triliun

Saham PT Bukalapak.com (BUKA) langsung menunjukkan pesonanya di hari perdana listing BEI, Jumat (6/8). 

KONTAN/Baihaki
Ilustrasi Bukalapak. Saham e-commerce ini banyak diminati investor. 

Saat ini Bukalapak memiliki tiga sumber pendapatan utama. Yang paling besar berasal dari pendapatan marketplace, yang mencapai Rp 1,032 triliun, setara 73% dari total pendapatan Bukalapak tahun 2020.

Dibanding tahun 2019, pendapatan dari marketplace Bukalapak tumbuh 41,18% secara year on year (yoy).

Sementara itu, 14% dari total pendapatan Bukalapak, setara sekitar Rp 199 miliar datang dari bisnis Mitra Bukalapak.

Rachmat Kaimuddin, Chief Executive Officer Bukalapak dalam public expose Jumat (9/7) menyebut, hingga April 2021 ada 8 juta mitra yang sudah bergabung dengan Bukalapak.

Ia juga mengklaim, Bukalapak menguasai 40% pangsa pasar e-warung di Indonesia.

Sementara sekitar 9% dari total pendapatan, atau setara Rp 121 miliar datang dari segmen pendapatan BukaPengadaan. 

Ini merupakan fitur yang disediakan Bukalapak bagi perusahaan yang membutuhkan pengadaan barang. 

Lalu pihak Bukalapak akan mencarikan barang-barang tersebut dan memberikan penawaran terbaik kepada korporasi yang membutuhkan. 

Jadi tolak ukur calon IPO di ASEAN

Pencatatan saham perdana yang dilakukan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) akan menjadi tolak ukur bagi calon IPO di kawasan, di mana investor global mengejar pasar e-commerce yang berkembang pesat.

Halaman
1234
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved