CORONA KEPRI
Lurah Daik Aryanto Tancap Gas Bantu Penanganan Covid Setelah Sembuh dari Virus Corona
Lurah Daik Aryanto sebelumnya menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif pada 27 Juli 2021. Ia dinyatakan sembuh pada 5 Agustus 2021.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Lurah Daik Lingga Aryanto langsung tancap gas menekan angka covid-19 di Lingga di wilayahnya.
Bersama sejumlah staf dan Babinsa Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga, ia mengunjungi warga yang menjalani isolai mandiri akibat terpapar virus corona, Senin, (9/8).
Aryanto diketahui baru sembuh setelah terpapar virus corona.
Ia bersama keluarga sempat menjalani isolasi mandiri selama 2 minggu, setelah dinyatakan positif Covid-19 pada 27 Juli 2021 lalu.
Seiring berjalannya waktu, Lurah Daik ini beserta keluarga dinyatakan sembuh pada 5 Agustus 2021.
Dalam kesempatan tersebut Aryanto menyalurkan bantuan logistik sekaligus memberikan dukungan moral kepada warga agar tetap disiplin menjalani isolasi mandiri dengan menjaga kondisi fisik.
Menurutnya, dukungan moral tersebut dianggap ampuh meningkatkan imunitas bagi warga agar dapat mengalahkan virus yang bersarang dalam tubuh.
Meski angka penyebaran covid-19 di Lingga, khususnya Kelurahan Daik dapat ditekan, namun bukan berarti kondisi sudah aman.
"Kami tetap waspada dengan virus yang tidak terlihat dan mampu dengan cepat menular melalui kontak fisik," kata Aryanto.
Selain memberikan bantuan, Aryanto juga turun ke jalan dan warung kopi untuk mengingatkan masyarakat diwilayahnya, untuk pentingnya menerapkan protokol kesehatan.
Salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19 adalah dengan penggunaan masker yang tepat.
"Dengan menggunakan masker dengan tepat dapat memaksimalkan pengamanan diri," ucapnya.
Untuk melindungi warganya, Aryanto beserta staf kantor Kelurahan Daik melakukan sosialisasi sekaligus membagikan masker kepada pengguna jalan para pengusaha dan pelanggan tempat-tempat usaha.
"Masa pandemi Covid-19 ini bisa kita atasi bersama dengan kerjasama yang baik antara Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Pilkades di Lingga saat PPKM Level 3, Polres Kerahkan 110 Personil di TPS
Baca juga: Selama Blocking Area, Kapal Roro ke Lingga Masih Beroperasi Tapi tak Bawa Penumpang
Kasus Virus Corona di Lingga Saat PPKM Level III
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga mengakhiri kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level III, Senin (9/8).
PPKM level 3 yang dimulai pada 28 Juli lalu dan diperpanjang hingga 9 Agustus 2021, merupakan upaya Pemkab Lingga untuk menekan angka Covid-19 yang tinggi.
Meski PPKM level 3 sudah berakhir, Pemkab Lingga masih melakukan Blocking Area hingga 13 Agustus 2021 mendatang dengan meniadakan perjalanan orang.
Sementara itu, hampir dua pekan menerapkan PPKM Level III, kasus aktif Covid-19 di Lingga masih terbilang tinggi.
Hal itu ditandai dengan penambahan 33 kasus aktif Covid-19 berdasarkan rilis Satuan Tugas atau Satgas penanganan Covid-19 Lingga per 8 Agustus 2021.
Dengan tambahan itu, setidaknya ada enam wilayah di Lingga berstatus zona merah.
"Ada enam wilayah yang berstatus zona merah di Lingga, yakni Kecamatan Singkep, Lingga, Lingga Utara, Bakung Serumpun, Kecamatan Singkep Barat dan Kecamatan Senayang," kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Lingga, Wirawan Trisna Putra sebagaimana rilis yang diterima TribunBatam.id.
Ia mengatakan, wilayah dengan angka kasus tertinggi berada di wilayah Kecamatan Singkep. Yakni sebanyak 760 kasus sejak 2020, dengan 60 kasus aktif saat ini.
Selain penambahan kasus baru, ada 20 tambahan kasus sembuh. 17 di antaranya merupakan warga Kecamatan Lingga
Wirawan melanjutkan, saat ini ada 65 warga yang telah selesai isolasi dan dinyatakan sembuh dari paparan Covid-19.
"Kasus Covid-19 di Lingga sejak tahun 2020 sudah mencapai 1.724 kasus. Dengan rincian 157 kasus aktif, 1.519 kasus sembuh, dan 48 kasus kematian," jelasnya.
Meski kasus covid-19 masih tinggi, Pemkab Lingga belum membahas terkait perpanjangan PPKM Level III.
Wirawan terus mengimbau, agar masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menghindari keramaian.
“Jika mengalami demam, batuk, pilek, nyeri otot dan memiliki riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal ataupun memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19, segera laporkan dan periksakan kesehatan pada petugas kesehatan terdekat,” imbaunya.
Ada pun rincian kasus aktif di beberapa wilayah Lingga, antara lain:
1). 60 warga Singkep
2). 21 warga Lingga Utara
3). 12 warga Kecamatan Lingga
4). 21 warga Singkep Barat
5). 1 warga Selayar
6). 1 warga Singkep Selatan
7). 20 warga Bakung Serumpun
8). 18 warga Senayang
9). 2 warga Kecamatan Singkep Pesisir
10. 1 warga Lingga Timur.(TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Corona Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/lurah-daik-lingga-tancap-gas-bantu-penanganan-covid.jpg)