Breaking News:

Tipu-tipu Eks Kades Jadi Calo PNS, Raup Rp5,1 Miliar Modal Kuitansi dan Cakap

Mantan kepala desa (kades) yang menipu para korbannya sampai Rp5,1 miliar dengan bermodus mampu memasukkan seseorang PNS/ASN diringkus intel polisi

KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Tipu-tipu Eks Kades Calo PNS, Raup Rp5,1 Miliar Modal Kuitansi dan Cakap. Tersangka Joko Sudarmawan (52) mantan kades yang tipu korbannya untuk dijadikan CPNS dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Selasa (10/8/2021) 

TRIBUNBATAM.id - Kasus penipuan bermodus bisa memasukkan seseorang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) kembali terjadi.

 Beberapa pemberitaan dan informasi terkait kasus calo CPNS, tetap membuat korban terbujuk rayuan pelaku.

Pelaku penipuan tak lain seorang mantan kepala desa (kades) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim).

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho mengatakan, mantan kepala desa ini ditangkap di Perum Sapphire Residence Beji, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Ahad (8/8/2021) sekitar pukul 00.30 WIB.

Ia ditangkap karena menipu korban hingga Rp5,1 miliar, dengan modus menjanjikan ASN/PNS.

Baca juga: Tak Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2021 Bisa Ajukan Sanggahan di Masa Sanggah

Penangkapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian tindakan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

Tersangka penipuan dengan modus CPNS. Foto Ilustrasi
Tersangka penipuan dengan modus CPNS. Foto Ilustrasi (Istimewa)

Wahyu Nugroho mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian tindakan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

Dugaan tindak pidana penipuan tersebut telah dilakukan oleh tersangka sejak tahun 2018.

Bermula, korban Dul Gani (58), warga Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, ditelepon anak angkatnya Suharti bahwa tersangka ingin berkenalan dengan korban.

Korban dan tersangka akhirnya sepekat bertemu di Mojolaban. Dalam pertemuannya itu, tersangka menjanjikan bisa memasukkan korban menjadi CPNS.

Baca juga: Kasus Sumbangan Rp 2 Triliun, Ternyata Anak Akidi Tio Sudah Pernah Juga Lakukan Penipuan yang Sama

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved