Minggu, 26 April 2026

CORONA KEPRI

Belajar Tatap Muka Hari Pertama di Natuna, Sekolah Kawal Protokol Kesehatan Ketat

Hari pertama belajar tatap muka digelar sejumlah sekolah di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri hari ini, Jumat (13/8/2021).

|
Penulis: agus tri | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Kontributor Natuna/Wina
Hari pertama belajar tatap muka di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Jumat (13/8/2021). 

NATUNA,TRIBUNBATAM.id - Penerapan belajar tatap muka di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri saat Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat atau PPKM dimulai hari ini, Jumat (13/8/2021).

Sekolah pun menerapkan protokol kesehatan (prokes) kepada peserta didik yang datang.

Seperti di MTs Negeri 2 Natuna dan SDN 002 Kecamatan Bunguran Timur.

Setiap siswa yang datang dilakukan pengecekan suhu tubuh, dan diwajibkan mengenakan masker.

Selain itu sekolah menyediakan sarana cuci tangan baik dipintu masuk sekolah maupun pada tiap pintu masuk kelas.

"Kami menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan edaran pemerintah.

Jadi setiap guru dan siswa juga harus tetap mentaati protokol kesehatan," ujar Kepala MTs Negeri 2 Natuna, Samsul Nazarudin, Jumat (13/8/2021).

Jumlah siswa dalam kelas juga diatur, yakni hanya diisi oleh setengah dari jumlah siswa yang ada.

Jika di MTsN 2 Natuna jumlah keseluruhan siswa 330 orang dibagi menjadi 2 shif.

Dengan jumlah kelas 11 ruang belajar, yakni 50 persen hanya masuk sekolah pada hari Senin, Rabu dan Jumat.

Maka shif kedua hanya masuk sekolah pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu.

Masing-masing kelas hanya diisi 50 persen dari jumlah siswa.

"Setiap kelas itu totalnya ada 32 orang siswa jadi kita bagi 2, hari ini masuk 16 orang siswa.

Maka besok yang masuk 16 orang siswa lainnya. Jadi yang hari ini masuk besok libur, begitu seterusnya," tambah Samsul.

Sedangkan di SDN 002 Bunguran Timur yang memiliki 14 ruang kelas, dengan jumlah siswa keseluruhan 386 orang, setiap kelas rata-rata memiliki 28 orang siswa.

Pemberlakuan sistem shif ini menurutnya sudah berlaku tidak hanya selama pandemi Covid-19.

Hal ini terpaksa dilakukan karena keterbatasan ruang belajar.

"Di luar pandemi Covid-19 atau PPKM sudah memberlakukan 2 shif, yakni pagi dan siang karena keterbatasan kelas.

Untuk pagi normalnya masuk jam 07.30 WIB sampai pukul 10.30 WIB, lalu sif siang mulai pukul 11.00 WIB sampai pukul 13.55 WIB," jelas Kepala Sekolah SDN 002 Bunguran Timur, Nurhayati.

Baca juga: Walikota Batam Larang Sekolah Belajar Tatap Muka, Rudi : Tunggu Pelajar Divaksin Semua

Baca juga: Belajar Tatap Muka Anambas Berlaku Hanya untuk Daerah Zona Hijau Corona

Sementara untuk belajar tatap muka selama PPKM ini, proses belajar tatap muka dari 2 shif yang sudah berjalan di SD tersebut dibagi lagi menjadi 2 shif tambahan.

Dimana dua shif tambahan penerapan sistem belajarnya sama dengan yang berlaku di MTsN 2 Natuna.

"Untuk hari biasa setiap jam pelajaran itu 35 menit.

Namun untuk hari Jumat, kami hanya memberlakukan 30 menit per mata pelajatan atau per tema.

Jadi siswa dalam seminggu hanya 3 hari belajar tatap muka disekolah," tambah Nurhayati.

Dalam kelas juga jarak duduk antar siswa telah diatur sedemikian rupa.

Sehingga setiap siswa memilki jarak yang tidak saling berdekatan.

Selain itu di kedua sekolah ini selama masa pandemi juga tidak dibenarkan para siswa untuk jajan di sekolah.

Karena waktu istirahat diefektifkan sehingga setiap siswa tetap berada didalam kelas saat istirahat.

"Kami menganjurkan setiap siswa untuk membawa bekal sendiri dari rumah," kata Samsul dan Nurhayati.

Pada hari pertama penerapanbelajar tatap muka dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) banyak orang tua yang mengantarkan langsung anaknya ke Sekolah.

Beberapa orang tua yang ditemui saat mengantarkan anaknya ke sekolah mengaku tetap memiliki perasaan khawatir melepaskan anak sekolah dimasa pandemi Covid-19 ini.

Namun menurut mereka lebih baik anak - belajar langsung kesekolah agar lebih mengenal lingkungan sekolah, para guru dan teman-teman di sekolah.

"Khawatir sih tetap ada, tapi kita serahkan sama Allah saja.

Berdoa semoga semua baik - baik saja. yang penting anak saya dapat belajar dengan baik," ungkap Arnizar seorang Wali siswa yang mengantarkan anaknya ke MTsN 2 Natuna, Jumat (13/8/2021) pagi.

Sementara itu sejumlah pelajar tampak bersemangat bersekolah dihari pertama tatap muka ini.

Sejumlah wajah yang selama ini menjalani belajar dari rumah, tampak ceria.

Baca juga: Reaksi Wali Kota Batam Soal Sekolah Gelar Belajar Tatap Muka saat PPKM Level 4

Baca juga: Ada Sekolah Gelar Belajar Tatap Muka saat PPKM Level 4, Ini Kata Kadisdik Batam

Mereka mengaku sangat senang akhirnya dapat kembali bersekolah.

"Lebih suka tatap muka, karena bisa bertemu langsung dengan guru, jadi belajar merasa lebih enak.

Juga dapat bertemu langsung dengan teman-teman," ujar Noval, siswa kelas 9 MTsN 2 Natuna.

Hari pertama belajar tatap muka di masa PPKM ini, bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah pada tahun ajaran baru 2021 -2021.

Kebanyakan untuk sekolah Lanjutan Pertama (SLTP) sederajad, dan Sekolah Lanjutan Atas (SLTA) sederajat.

Hari pertama tatap muka dipergunakan untuk kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekolah, sekaligus adaptasi lingkungan sekolah bagi siswa baru.(TribunBatam.id/Wina)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved