Dilarang Jutek dan Dandan Menor, Begini Tips Interview agar Diterima Bekerja
Pelamar kerja harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin agar proses interview berjalan dengan lancar dan sukses.
Kelebihan yang kamu sebutkan di dalam surat lamaran kerja.
Kini, kamu utarakan di depan pewawancara.
Bahwa kamu memiliki kemampuan dan keahlian dalam bekerja atau di bidangnya, termasuk juga untuk fresh graduate tanpa pengalaman kerja.
Misalnya public speaking, analytical thinking, problem solving, atau lainnya.
Kelebihan tersebut yang akan menjadi sisi terbaik, nilai tambah kamu dibanding kandidat lain.
Buatlah contoh berupa kasus nyata, berdasarkan pengalaman, di mana kamu menggunakan kelebihan tersebut dalam pekerjaan. Jadi bukan sekadar omongan kosong belaka.
Baca juga: Login cekbansos.kemensos.go.id untuk Cek Penerima Bansos Tunai Rp 300 Ribu dan Beras 10 Kg
5. Menjaga etika
Menjaga etika saat proses wawancara adalah mutlak. Hal ini dapat menjadi bahan pertimbangan pewawancara untuk menerimamu bekerja.
Percuma punya keahlian memadai, tetapi kalau etika selama wawancara jelek, imej kamu bakal rusak.
Pewawancara bukan hanya mencari kandidat yang memiliki skill, namun juga atittude yang baik. Oleh sebab itu, jaga etikamu saat diwawancara.
Contohnya terlalu banyak tertawa, memainkan rambut, pandangan ke mana-mana, berbohong, banyak bicara, menggunakan bahasa atau kalimat yang buruk, dan lainnya.
Duduklah dengan sopan, postur tubuh tegak, jangan bicara bila tidak ditanya kecuali dipersilakan bertanya, hindari membual atau berbohong, gunakan kalimat yang baik, serta fokus atau tetap menjaga kontak mata ketika wawancara.(*)