Selasa, 5 Mei 2026

CORONA KEPRI

Batam Zona Kuning Covid-19, Disusul Bintan Daerah Risiko Rendah Penyebaran Corona

Satgas Covid-19 Kepri mencatat pasien sembuh corona baru di Batam dan Bintan terus melesat saat berstatus Zona Kuning Covid-19.

Tayang:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
Kompas.com
Ilustrasi Covid-19, Satgas Covid-19 Kepri mencatat Batam dan Kabupaten Bintan kini berstatus zona kuning covid-19 atau daerah dengan risiko rendah penyebaran virus corona. 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Kota Batam kini berstatus Zona Kuning Covid-19.

Ini artinya Batam menjadi salah satu daerah dengan risiko rendah penyebaran covid-19.

Selain Batam, terdapat Kabupaten Bintan yang berstatus Zona Kuning Covid-19.

Sementara Kota Tanjungpinang, Kabupaten Karimun, Lingga, Anambas dan Natuna masih berstatus Zona Oranye Covid-19.

Atau daerah dengan risiko penyebaran sedang covid-19.

Seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepri termasuk Batam, masih menerapkan PPKM level 3 hingga 6 September 2021.

Ini berdasarkan Inmendagri Nomor 37 Tahun 2021.

Perpanjangan PPKM level3 di Kepri ini terjadi saat tren kasus positif covid-19 di Kepri terus menurun.

Angka pasien meninggal dunia akibat covid-19 baru juga terus melandai.

Di sisi lain, jumlah pasien sembuh corona terus meningkat.

Data Satgas Covid-19 Kepri mencatat, jumlah pasien sembuh corona baru terus mengalahkan jumlah kasus baru covid-19.

Bahkan kasus kematian akibat covid-19 baru.

Hingga 28 Agustus 2021, Satgas Covid-19 Kepri mencatat 145 pasien sembuh corona baru.

Dimana Kota Batam dan Tanjungpinang menjadi peringkat pertama dengan 35 pasien sembuh corona.

Sehingga total pasien sembuh corona di Kepri sudah berjumlah 49.214 orang.

Sementara penambahan kasus baru covid-19 tercatat berjumlah 99 orang.

Kemudian 8 penambahan kasus baru meninggal dunia akibat covid-19.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Corona Tenaga Kesehatan di Batam Dosis 3 Sudah 69,56 Persen

Baca juga: Pasien Covid-19 Kurang Mampu dan Ahli Waris Pasien Corona di Anambas Dapat Bantuan

Kegiatan vaksinasi remaja di lingkungan sekolah SMPN 20 Batam, Sabtu (28/8/2021)
Kegiatan vaksinasi remaja di lingkungan sekolah SMPN 20 Batam, Sabtu (28/8/2021) (tribunbatam.id/istimewa)

Jubir Satgas Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana sebelumnya menjelaskan, jika terdapat banyak indikator yang menentukan penurunan level PPKM.

Selain turunnya jumlah kasus per 100.000 penduduk, keterisian tempat tidur rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR), kapasitas testing, angka kematian akibat covid juga menjadi indikator yang menentukan.

"Termasuk lamanya terjadinya penurunan kasus covid-19," ungkapnya, Rabu (25/8/2021).

Ia menyebutkan, pada saat ini, Kepri berhasil menurunkan indikator-indikator tersebut, tapi ada beberapa indikator yang masih tinggi.

Seperti angka kematian. selanjutnya zonasi risiko penyebaran covid-19 di Kepri yang seluruhnya masih berada pada zona oranye.

"Jika level 2 tentu harus diimbangi zonasi kuning," jelasnya.

Mantan Kadinkes Kepri ini terus mengimbau kepada warga Kepri untuk terus taat pada protokol kesehatan.

Menurutnya tingkat kepatuhan warga dalam menerapkan protokol kesehatan meningkat pesat.

"Saya melihatnya warga taat sekali dalam menerapkan protokol kesehatan.

Hanya beberapa orang saja yang tak gunakan masker.

Mudah-mudahan yang belum taat, bisa ikuti warga yang taat tersebut. Jaga diri kita, lingkungan sekitar ikut terjaga," imbaunya.

Baca juga: Jubir Satgas Covid-19 Kepri: Vaksin Moderna untuk Booster Tenaga Kesehatan

Baca juga: Bapelkes RI di Batam Belum Terima Pasien Covid-19 Sejak Januari 2021

VAKSINASI CORONA DI BATAM - Danrem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu bersama rombongan saat meninjau langsung kegiatan vaksinasi pelajar di Maha Vihara Duta Maitreya Monastery, Komplek Sungai Panas, Kecamatan Batam Kota, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (21/8/2021).
VAKSINASI CORONA DI BATAM - Danrem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu bersama rombongan saat meninjau langsung kegiatan vaksinasi pelajar di Maha Vihara Duta Maitreya Monastery, Komplek Sungai Panas, Kecamatan Batam Kota, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (21/8/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Berikut rincian data per Kabupaten/Kota:

1). 99 orang Konfirmasi:

a. 24 orang di Kota Batam;
b. 25 orang di Kota Tanjungpinang;
c. 5 orang di Kabupaten Bintan;
d. 24 orang di Kabupaten Karimun;
e. 6 orang di Kabupaten Kep. Anambas;
f. 7 orang di Kabupaten Lingga; dan
g. 8 orang di Kabupaten Natuna.

2). 145 orang Sembuh:

a. 35 orang di Kota Batam;
b. 35 orang di Kota Tanjungpinang;
c. 7 orang di Kabupaten Bintan;
d. 30 orang di Kabupaten Karimun;
e. 12 orang di Kabupaten Lingga; dan
f. 26 orang di Kabupaten Natuna.

3). 8 orang Meninggal Dunia

a. 2 orang di Kota Batam;
b. 1 orang di Kota Tanjungpinang;
c. 1 orang di Kabupaten Karimun;
d. 3 orang di Kabupaten Lingga; dan
e. 1 orang di Kabupaten Natuna.

Baca juga: Vaksinasi Corona Dosis 3 Untuk Nakes Karimun Bertahap, Kadinkes: Efeknya Cukup Kuat

Baca juga: Semua Hal Terbaru Tentang Covid-19, Cara Masuk Virus Corona ke Sel hingga Keefektifan Vaksin

Ilustrasi virus corona, covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19 (Kompas.com)

Peta Risiko Per Tanggal 22 Agustus 2021

1. Kota Batam: Kuning
2. Kota Tanjungpinang: Oranye
3. Kabupaten Bintan: Kuning
4. Kabupaten Karimun: Oranye
5. Kabupaten Lingga: Oranye
6. Kabupaten Natuna: Oranye
7. Kabupaten Anambas: Oranye

Keterangan:

Merah: Risiko Tinggi
Oranye: Risiko Sedang
Kuning: Risiko Rendah
Hijau: Tidak Ada Kasus / Tidak Terdampak.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved