Jumat, 10 April 2026

CORONA KEPRI

Bapelkes RI di Batam Belum Terima Pasien Covid-19 Sejak Januari 2021

Kepala Bapelkes RI di Batam Asep Zaenal Mustofa mengungkap kosongnya pasien covid-19 di gedung yang ia pimpin itu. Ada apa sebenarnya?

TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
PENANGANAN COVID - Gedung Bapelkes RI di Kota Batam, Provinsi Kepri. Bapelkes belum menerima pasien covid-19 sejak Januari 2021 lalu. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Balai Pelatihan Kesehatan atau Bapelkes RI di Batam tak lagi terisi pasien positif covid-19 sejak Januari 2021 lalu.

Padahal Desember 2020 lalu, pihaknya sempat merawat 253 pasien virus corona yang merupakan Warga Batam.

Namun pemerintah punya kebijakan bahwa sejak Januari lalu, pasien harus menjalani isolasi terpadu di Gedung Asrama Haji Batam Center.

Meski tak lagi terisi pasien positif covid-19 di Batam, Kepala Bapelkes RI di Batam, Asep Zaenal Mustofa mengaku selau siap membantu pemerintah dalam menerima pasien positif virus corona.

Ini sejalan dengan surat yang diterima Bapelkes RI di Batam dari Pemerintah Pusat agar selalu bersedia dan siap menerima pasien yang menjalani isolasi lantaran terpapar Covid-19.

"Alhamdulilah ya, sejak Januari lalu sudah tak terisi lagi.

Dulu Asrama Haji udah disiapin tapi gak terpakai.

Nah karena jumlah pasien sempat memuncak, karena Gedung Asrama Haji muatannya lebih banyak, maka Gedung Asrama Haji yang digunakan.

Sehingga manajemennya gampang," ujar Kepala Bapelkes RI Batam, Asep Zaenal Mustofa di lobi kantornya, Kamis (26/8).

Berbeda dengan wilayah lain, di Batam ada 2 program terkait Penanganan Covid -19.

Selain menerima pasien positif covid-19 Warga Batam, mereka juga diminta untuk menamping Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Penanganan PMI, menurut Asep yang semula tanggungjawab pemerintah daerah, sekarang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Kepri/ Pemprov Kepri yang dikoordinasikan dengan Dandrem 033/WP dan Tim Gugus Tugas Batam.

Ia menambahkan pihaknya menyiapkan tempat isolasi untuk 140 orang. Atau sebanyak 70 kamar. Satu kamar untuk 2 orang.

"Lantai 8 isolasi khusus untuk perawat, dokter dan lainnya," katanya.

Baca juga: Cegah Melonjaknya Kematian Covid-19 Batam, Kepala Bapelkes: Perkuat Tracing

Baca juga: Bapelkes Batam Kerja sama dengan Polda Kepri, Gelar Workshop Pelaksanaan Tracing Covid-19

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meninjau kesiapan Bapelkes (Balai Pelatihan Kesehatan) Batam sebagai tempat karantina Covid-19, Kamis (7/5/2021).
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meninjau kesiapan Bapelkes (Balai Pelatihan Kesehatan) Batam sebagai tempat karantina Covid-19, Kamis (7/5/2021). (tribunbatam.id/istimewa)

KISAH Vaksinasi Corona di Batam

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved