Gelar Acara 'NGAMEN', Aspabri Dukung Kebangkitan Sektor Pariwisata di Kepri
Event 'NGAMEN' atau Nyanyi Bareng Seniman ini digelar Aspabri dari mal ke mal di Kepri. Pada Sabtu (4/9) di DC Mall
Apabila target vaksinasi telah tercapai, maka dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk datang ke Kepri.
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi Pemprov Kepri Syamsul Bahrum menilai, saat ini yang menjadi kendala dari industri pariwisata ialah pola perilaku masyarakat Indonesia yang kerap menjadi pasar dibandingkan produsen.
Belum lagi, saat ini rendahnya transaksi dari sektor pariwisata juga didorong oleh rendahnya interaksi sosial masyarakat itu. Terutama sejak berlakunya pembatasan perjalanan antar negara.
"Close border inilah yang menjadi tantangan saat ini. Untuk itu perlu adanya peningkatan konektivitas, hingga membenah diri seperti meningkatkan kualitas produk, jasa atau layanan agar dapat mengenali apa kekurangan dan kelebihan pariwisata kita seperti apa.
Pariwisata adalah sektor yang wajib dibenahi karena memberikan kontribusi yang besar pada perekonomian daerah," tuturnya.
Daniel Wahyu Pratama selaku Direktur Eksekutif BPPD Provinsi Kepri menilai, bahwa vaksinasi menjadi tombak utama dalam keberlangsungan industri pariwisata.
Selain itu, ia juga mendukung penuh berbagai inisiasi yang dapat menghidupkan pariwisata yang menjadi sektor yang paling terdampak.
Kendati demikian, ia memastikan agar 7 destinasi wisata di Kepri mendapatkan porsi yang tepat, layak dan tepat sasaran untuk dipromosikan.
"Kami akan fokuskan untuk mengembangkan promosi dibeberapa bidang, diantaranya Aktivitas, Alam, dan Budaya. Dimana pasar kita banyak dan sangat luas, tinggal gimana cara kita mengemasnya dengan baik sehingga lebih menarik wisatawan untuk datang," paparnya.
(TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0409aspabri-kepri-gelar-ngamen.jpg)