Breaking News:

Tenggelam di Laut, Arkeolog Teliti Kapal Diduga Cagar Budaya di Lingga

Balai Arkeologi Sumatera Utara dan tim melakukan survei di bawah laut Desa Suak Buaya Lingga terkait objek diduga cagar budaya

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Tenggelam di Laut, Arkeolog Teliti Kapal Diduga Cagar Budaya di Lingga. Foto Tim Arkeolog bersama Dinas Kebudayaan Lingga dan tim melakukan survei terkait informasi dugaan benda cagar budaya berupa kapal di bawah laut Desa Suak Buaya 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Balai Arkeologi Sumatera Utara dan tim, didampingi Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri melakukan survei di bawah laut Desa Suak Buaya, Kecamatan Kepulauan Posek.

Survei dilakukan dengan sejumlah tim penyelam. Tujuannya untuk melihat keberadaan objek diduga cagar budaya yang dilaporkan masyarakat setempat.

Sebelumnya, tim arkeolog juga meneliti sebuah perahu diduga cagar budaya yang disebut jelo oleh masyarakat setempat.

Kini perahu sepanjang 12,55 meter dan lebar kurang lebih 1 meter itu sudah dipindahkan ke Museum Lingggam Cahaya, Daik, Kabupaten Lingga.

Serah terima Pemkab Lingga oleh Balai Arkeologi Sumatra Utara atas artefak perahu diduga aset cagar budaya di Museum Lingggam Cahaya, Daik, Kabupaten Lingga, Jum'at (3/9).
Serah terima Pemkab Lingga oleh Balai Arkeologi Sumatra Utara atas artefak perahu diduga aset cagar budaya di Museum Lingggam Cahaya, Daik, Kabupaten Lingga, Jum'at (3/9). (TribunBatam.id/Istimewa)

Pelaksana tugas atau Plt Kepala Dinas Kebudayaan Lingga, Azmi mengatakan, penelitian terhadap objek diduga cagar budaya yang berada di laut itu telah dimulai tim arkeolog pada 3-5 September 2021.

Namun, akibat cuaca yang kurang bersahabat dan gelombang yang cukup tinggi, tim akhirnya memutuskan untuk pulang ke Tanjungpinang terlebih dahulu.

Baca juga: Perahu Diduga Cagar Budaya Ditemukan di Lingga, Arkeolog Sumatera Utara Lakukan Penelitian

Baca juga: Pasca Temuan Perahu, Pemkab Lingga Terima Tawaran Kerja sama Balai Arkeologi Sumut

"Survei ini sangat kami dukung, mengingat bahwa tim arkeolog ini sudah mendapatkan izin dan dukungan dari Pemkab Lingga.

Karena, jika memang ada temuan cagar budaya nantinya, tentu akan sangat menguntungkan daerah kita," kata Azmi kepada TribunBatam.id, Rabu (8/9/2021).

Sementara itu, pendamping dari Dinas Kebudayaan Lingga, Lazuardy juga ikut turun melakukan survei tersebut.

Tim Arkeolog bersama Dinas Kebudayaan Lingga dan tim melakukan survei terkait informasi dugaan benda cagar budaya berupa kapal di bawah laut Desa Suak Buaya
Tim Arkeolog bersama Dinas Kebudayaan Lingga dan tim melakukan survei terkait informasi dugaan benda cagar budaya berupa kapal di bawah laut Desa Suak Buaya (tribunbatam.id/istimewa)

Setidaknya ada dua unit kapal pengangkut dan 9 orang penyelam yang terjun di perairan laut antara Desa Suak Buaya dan Pulau Mas itu.

"Tim Arkeolog melakukan penyelaman dan survei berupa dugaan benda cagar budaya yaitu sebuah kapal bersenjata menurut informasi masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved