Breaking News:

BATAM TERKINI

Kepala Basarnas Minta Warga Kepri Waspadai Cuaca Ekstrem, Khususnya di Area Pantai

Plh Kepala Basarnas Tanjungpinang, Miswadi, mengimbau khususnya nelayan di Kepri untuk tetap waspada akan potensi gelombang tinggi.

Penulis: Hening Sekar Utami | Editor: Tri Indaryani
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Plh Kepala Basarnas Tanjungpinang, Miswadi, mengimbau khususnya nelayan di Kepri untuk tetap waspada akan potensi gelombang tinggi. Ilustrasi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Beberapa hari terakhir ini, kejadian korban tenggelam atau terseret arus perairan cukup banyak ditemukan di sekitar wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

Selama bulan Agustus 2021, sudah ada empat kejadian, salah satu di antaranya, dua korban terseret arus di Pantai Trikora Bintan. Sudah lima hari lamanya pencarian, namun tubuh korban belum dapat ditemukan.

Plh Kepala Basarnas Tanjungpinang, Miswadi, pun mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan di Kepri untuk tetap waspada akan potensi gelombang tinggi di tengah cuaca ekstrem ini. 

"Kami mengimbau, terutama kepada para nelayan, saat ini sedang cuaca ekstrem. Persiapkan alat-alat keselamatan pada saat hendak berlayar atau menangkap ikan," ujar Miswadi, Senin (13/9/2021).

Ia juga meminta nelayan atau pun masyarakat yang hendak beraktivitas di area perairan agar selalu memantau prakiraan kondisi cuaca dari lembaga resmi Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Baca juga: Walikota Batam Bakal Rombak Pejabat di Pemko Batam, Rudi : Jika tak Sejalan Diganti Saja!

Informasi tentang prakiraan cuaca, menurutnya sangat berguna untuk menentukan waktu yang tepat dalam beraktivitas atau mencari ikan.

"Prakiraan itu bisa menjadi acuan para nelayan untuk berlayar. Kalau cuacanya tidak bagus sebaiknya tidak usah berlayar," tambah Miswadi.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk bekerjasama, dengan cara langsung melaporkan apabila terdapat kecelakaan laut di sekitar lingkungannya.

Dengan begitu, Basarnas dapat langsung membantu proses pencarian korban dengan mengerahkan tim profesional serta alat-alat memadai.

"Terkadang ada juga warga yang ketika ada kecelakaan mereka mencari sendiri sampai berhari-hari, kalau tidak ketemu baru lapor. Seharusnya segera melapor ke kami sehingga bisa langsung ditangani," tegas Miswadi. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved