BATAM TERKINI
BATAM Masih Miliki Stok Vaksin Sebanyak 7.074 Vial Sinovac hingga Moderna
Total keseluruhan stok vaksin di Kota Batam saat ini berjumlah 7.074 vial baik itu Sinovac, Astra Zenecca dan Moderna.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Total keseluruhan stok vaksin di Kota Batam saat ini berjumlah 7.074 vial.
Dengan detail vaksin jenis Sinovac masih ada 3.866 vial, vaksin jenis Astrazenecca berjumlah 3.208 vial dan vaksin jenis Moderna tersisa 205 vial.
Selanjutnya, kasus Covid-19 secara akumulasi pada bulan September 2021 berjumlah 195 orang. Dan sebanyak 138 orang masih dalam perawatan.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan kasus Covid-19 terus melandai, bed occupancy rate (BOR) juga sudah jauh semakin turun.
“BOR kita sudah dibawah 10 persen, jadi yang dirawat di rumah sakit sekitar 40 orang saja,” ujar Rudi beberapa waktu lalu.
Rudi berharap kasus Covid-19 yang semakin landai ini bisa terus bertahan, atau bahkan terus menurun. Ia meminta agar masyarakat Batam tidak mengabaikan protokol kesehatan (prokes).
“Akhir Juni hingga Juli kemarin kasus Covid-19 sempat melonjak, sekarang sudah jauh turun,” katanya.
Capaian vaksinasi hingga 13 Desember 2021 tercatat sebanyak 706.777 orang atau 77,9 persen dari total sasaran 907.317 orang. Sementara itu dosis kedua tercatat sebanyak 360.431 orang atau 38,26 persen.
Baca juga: TARGETKAN Kepri Zero Stunting, BKKBN Kepri Bentuk Tim Khusus
Untuk detail capaian berdasarkan usia, capaian dengan usia diatas 18 tahun tercatat sebanyak 621.197 orang atau 78,69 persen. Sedangkan dosis kedua sudah tercapau 322.021 orang atau 40,79 persen.
Sementara itu, untuk usia remaja 12-17 tahun telah tercapai 85.580 anak atau 72,61 persen dari total sasaran 117.866 orang. Dan dosis kedua masih 28.410 orang atau 24,1 persen.
Warga Kesulitan Cari Vaksin Astra Zenecca
Berdasarkan data sementara, vaksinasi Covid-19 hingga Minggu (2/9/2021) pukul 20.00 WIB mencapai 77.55 persen atau 703.629 orang untuk dosis 1.
Sementara dosis 2 mencapai 38.18 persen atau sebanyak 346.414 orang.
"Total sasaran sebanyak 907.317 orang," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Azril Apriansyah, Senin (13/9/2021).
Sementara capaian vaksinasi untuk usia di atas 18 tahun dosis 1 sebanyak 619.637 atau 78,49 persen.
Untuk dosis 2 mencapai 40.31 persen atau 318.215 orang. Total sasaran yang akan divaksin sebanyak 789.451
Selanjutnya capaian vaksinasi dari usia 12 hingga 17 tahun dosis 1 mencapai 71.26 persen atau 83.992 orang.
Dosis 2 mencapai 23.92 persen atau 28.199 orang. Dengan total sasaran 117.866 orang.
Sementara berdasarkan profesi, tenaga kesehatan yang sudah divaksin dosis 1 mencapai 171.81 persen atau 9.532 orang.
Dosis 2 mencapai 170.08 persen atau 9,436 orang. Dan dosis 3 mencapai 73.40 persen atau mencapai 4.072 orang. Total sasaran sebanyak 5.548 nakes.
Kaum lansia dosis 1 mencapai 65.32 persen atau 18.874 orang.
Dosis 2 mencapai 35.36 persen atau 10.216 orang. Total sasaran lansia 28.895 orang.
Pelayan publik dosis 1 mencapai 89.10 persen atau sebanyak 71.586 orang.
Dosis 2 mencapai 89.11 persen atau 71.599. Dengan total pelayan publik 80.346 orang.
Masyarakat umum dosis 1 mencapai 77.02 persen atau 519.645.
Dosis 2 mencapai 33.64 persen atau mencapai 226.964 orang. Dengan total sasaran 674.662 orang.
Berdasarkan data yang ada, capaian vaksinasi dosis kedua memang masih rendah.
Tak hanya itu, warga Batam juga masih sulit untuk mendapatkan vaksin kedua.
Warga Sambau, Stiven menuturkan kesulitan mendapatkan vaksin dosis kedua.
Penerima vaksin AstraZeneca ini sebelumnya sudah mendatangi puskesmas dan tidak ada pelaksanaan.
Kemudian melanjutkan ke Polda Kepri dan tidak ada vaksin AZ.
"Kemarin coba antre di Polda, namun di sana ternyata vaksin Sinovac," ujarnya Senin (13/9/2021).
Ia mengatakan seharusnya jadwal vaksin tanggal 6 September 2021 lalu. Dan rentan waktu tersebut ia mencoba mencari lokasi vaksin untuk AZ.
"Sudah lewat satu pekan dari jadwal, saya juga coba daftar link yang disebar ternyata penuh. Saya khawatir kalau tidak dapat dosis kedua karena sulit sekali mendapatkannya," kata pria 32 tahun ini.
Ia menambahkan, saat dosis pertama ia mengikuti vaksinasi massal yang ada di Temenggung.
]
Namun saat dosis kedua, pihak penyelenggara tidak memberikan kabar berikutnya.
Baca juga: Sampah Berserakan di Sepanjang Jalan Damai Bengkong Laut, Warga : Ulah Pengendara yang Lewat
Berdasarkan data vaksinasi terbaru total capaian masyarakat umum dosis kedua baru berada di angka 38 persen, untuk pelajar 23 persen.
Saat ini masih banyak warga yang kesulitan untuk mendapatkan vaksin dosis kedua, dan banyak dari mereka sudah lewat batas jadwal yang ditentukan.
Sebelumnya diberitakan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 semakin menurun di Kota Batam.
Kendati demikian, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengingatkan masyarakat harus terapkan protokol kesehatan yang ketat.
Seperti pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, rajin cuci tangan atau menggunakan handsanitizer dan pola hidup sehat. Rudi khawatir apabila prokes tak dijalankan, kasus Covid-19 semakin meningkat lagi, seperti sebulan lalu.
"Kasus Kota Batam sudah berada dibawah 10. Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit sudah dibawah 50. Orang yang di isolasi terpadu di Gedung Asrama Haji sekitar 50 orang sementara yang isoman 100 orang. Artinya sudah turun jauh," ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam.
Selain itu, upaya menekan penyebaran Covid-19 ini juga, pemerintah terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Kota Batam.
Apabila ada warga Kota Batam yang belum melakukan penyuntikkan vaksin dosis kedua tapi sudah waktunya, Rudi mengimbau warga segera datangi tempat-tempat vaksin di Kota Batam.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Batam sudah mencapai 100 persen," kata Rudi. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/astrazeneca123.jpg)