Breaking News:

INFO CUACA

Tanjungpinang dan Bintan Berawan Namun Tetap Berpotensi Hujan hingga 16 September 2021

Simak info cuaca di Tanjungpinang dan Bintan tiga hari ke depan, dari 14-16 September 2021. Diprediksi berawan namun tetap berpotensi hujan

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
DOK TRIBUNWOW
Tanjungpinang dan Bintan Berawan Namun Tetap Berpotensi Hujan hingga 16 September 2021. Foto: Ilustrasi Info Cuaca 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis dinamika, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 12 September 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.0 s.d. +1.0°C.

Indeks ENSO terupdate masih bernilai -0.27 dan dalam kondisi netral. Diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga Februari - Maret 2022, sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.34 yang menunjukkan kondisi netral. Diprakirakan kondisi netral akan berlangsung hingga Februari 2022, kondisi tersebut tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat termasuk wilayah Kepulauan Riau," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Robbi A Anugrah, Selasa, (14/9/2021).

Analisis per tanggal 12 September 2021 menunjukkan MJO dalam kondisi aktif dengan intensitas lemah berada di fase 3 dan diprediksi terus aktif hingga awal dasarian III September 2021, kondisi tersebut cukup berdampak terhadap peningkatan awan konvektif di wilayah Indonesia terutama Bintan dan sekitarnya.

Baca juga: Kepala Basarnas Minta Warga Kepri Waspadai Cuaca Ekstrem, Khususnya di Area Pantai

Baca juga: Info Cuaca Kepri, BMKG Minta Waspadai Gelombang Tinggi, Feri Anambas Masih Jalan

"Sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi angin timuran, kondisi ini merupakan representasi dari monsun Australia, terutama wilayah Indonesia bagian selatan, dan di prakirakan bertahan hingga Oktober 2021. Pola siklonal di bagian barat Kalimantan di prediksi masih akan terjadi, sehingga secara tidak langsung mempengaruhi pertumbuhan awan-awan konvektif di wilayah Bintan dan sekitarnya," terangnya.

Prakiraan kelembapan udara relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya pada dasarian II - III September 2021 untuk lapisan permukaan umumnya di atas 80%. Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb umumnya dipredikisi berkisar antara 80 - 90%. Kelembapan udara relatif pada lapisan 700 mb diprediksi umumnya berkisar antara 80 - 90%.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO), dan IOD tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, sedangkan MJO masih cukup mempengaruhi terhadap peningkatan pertumbuhan awan terutama di wilayah Bintan dan sekitarnya.

Nilai SST yang masih hangat dengan nilai anomali SST positif menunjukkan aktivitas penguapan yang lebih tinggi dari biasanya dan meningkatkan pasokan uap air ke atmosfer, sehingga mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif di sekitar wilayah Pulau Bintan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved