Senin, 8 Juni 2026

CORONA KEPRI

Penduduk Miskin Tanjung Pinang Bertambah saat Corona, Surjadi: Tak Bisa Dihindari

Pemko Tanjungpinang mengungkap angka kemiskinan meningkat saat pandemi covid-19. Kepala Bapelitbang Surjadi mengungkap kondisinya.

Tayang:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Noven Simanjuntak
Kepala Bappelitbang Tanjungpinang sekaligus Koordinator Lapangan Prokes Internal Pemerintah Kota Tanjungpinang, Surjadi mengungkap kondisi angka kemiskinan di ibu kota Provinsi Kepri itu. 

Karena menurut Bobi, melobi anggaran pusat di tengah pandemi covid seperti ini bukan hal yang mudah. Sebab, konsentrasi pemerintah pusat lebih ke penanganan kesehatan, maupun pemulihan ekonomi.

"Meskipun begitu, Bu Wali bersama jajaran pemko tetap berupaya melobi semua sumber penganggaran," ujarnya lagi.

UPDATE covid-19 di Tanjungpinang

Sementara tren perkembangan kasus aktif covid-19 di Kota Tanjungpinang pada hari ini, Kamis, (16/9/2021) tercatat terus mengalami penurunan yang signifikan.

Kini, Kota Tanjungpinang tidak lagi berada pada status zona merah melainkan berada di zona oranye.

Sejurus dengan hal itu tercatat pula angka pasien yang sembuh juga semakin bertambah.

Namun sementara itu jumlah kasus yang meninggal akibat Covid-19 untuk hari ini tercatat mengalami penambahan.

Berdasarkan data satuan gugus tugas Covid-19, dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang per tanggal 15 September 2021 terdapat 10.024 total kasus positif virus corona di Tanjungpinang.

Dari jumlah ini, ada sebanyak 125 pasien kasus aktif yang terdiri dari 85 pasien isolasi mandiri, 20 pasien rawat di Rumah Sakit, 19 pasien karantina Lohass Hotel dan ada 1 pasien dirawat di Mess Bhayangkara.

Baca juga: Mengenal Endemi, Status Covid-19 Baru? Ini 5 Peta Jalan Disiapkan Pemerintah

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 di Tanjungpinang Per 14 September 2021

Adapun jumlah pasien selesai isolasi (sembuh) bertambah sebanyak 17 orang sehingga total menjadi 9.504 orang.

Untuk jumlah meninggal bertambah 1 orang dengan total menjadi 395 orang.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyebutkan, nantinya Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang akan terus melakukan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktifitas lainnya.

"Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan," ujar Rahma, Kamis, (16/9/2021)

Rahma juga menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi Covid-19 ini.

"Protokol kesehatan 5 M ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dapat menghubungi Tim Satgas Covid-19 di Hotline : 0823-8712-6255.(TribunBatam.id/Endra Kaputra/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved