Breaking News:

CORONA KEPRI

Penduduk Miskin Tanjung Pinang Bertambah saat Corona, Surjadi: Tak Bisa Dihindari

Pemko Tanjungpinang mengungkap angka kemiskinan meningkat saat pandemi covid-19. Kepala Bapelitbang Surjadi mengungkap kondisinya.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Noven Simanjuntak
Kepala Bappelitbang Tanjungpinang sekaligus Koordinator Lapangan Prokes Internal Pemerintah Kota Tanjungpinang, Surjadi mengungkap kondisi angka kemiskinan di ibu kota Provinsi Kepri itu. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Angka kemiskinan di Tanjungpinang cenderung meningkat selama pandemi Covid-19.

Kepala Bapelitbang Pemko Tanjungpinang, Surjadi mengungkap, presentase angka kemiskinan di ibu kota Provinsi Kepri pada 2020 berada di angka 9,37 persen.

Secara umum menurutnya ada kenaikan sedikit, yakni sekitar 0,34 poin saja.

Menurut Surjadi, untuk tahun 2018 dan tahun 2019 sebenarnya mengalami penurunan.

Di tahun 2020 sedikit naik, karena dampak multi dimensi dari pandemi covid-19.

"Secara nasional, covid menjadi penyumbang terbesar angka kemiskinan, termasuk di Tanjungpinang.

Dan itu tidak bisa kita hindari," sebut Surjadi, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Refleksi Setahun Covid-19 Ala Surjadi Penyintas Covid di Kepri hingga Pesan ke Masyarakat

Baca juga: Wali Kota Tanjungpinang Lantik Surjadi sebagai Kepala Bappelitbang, Ini Pengalamannya

Meski terdapat kenaikan, Surjadi menyebut jika angka kemiskinan di Tanjungpinang masih jauh di bawah angka nasional.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2020 tingkat kemiskinan RI berada di angka 10,19 persen.

"Kalau kita bahas untuk Tanjungpinang, secara umum pada periode tahun 2013-2019 persentase penduduk miskin di Kota Tanjungpinang cenderung menurun," ungkapnya.

Ia mengatakan, dengan adanya upaya-upaya dari pemerintah kota dengan menggandeng semua stakeholder saling bahu membahu, agar persoalan pandemi covid ini bisa ditanggulangi.

"Semua kita ajak kerjasama, baik itu vaksinasi dan penanganan covid.

Tujuannya cuma satu, agar ekonomi masyarakat kita kembali pulih," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Tanjungpinang, Bobi Wira Satria menambahkan, contoh konkret upaya Wali Kota Tanjungpinang, Rahma yang masih hangat dibicarakan adalah, revitalisasi Pasar Baru I Tanjungpinang oleh pusat.

Baca juga: 5 Warga Kepri dari 5 Kabupaten/Kota Meninggal Kena Covid-19, Pasien Baru Tambah 78

Baca juga: Insentif Tenaga Kesehatan Pemko Tanjungpinang Disorot Amnesty International Indonesia

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved