Cara Mengajarkan Sikap Tanggung Jawab pada Anak, Mulalah Kenalkan dengan Disiplin
Mengajari anak untuk belajar bertanggung jawab memang tidak mudah. Pasalnya, bertanggung jawab atas tindakan dan kata-kata kita terkadang menimbulkan.
Misalnya, jika sedang musim hujan dan anak malas membawa payung saat keluar rumah, biarkan saja.
Setelah itu, mereka akan memahami bahwa kebasahan merupakan konsekuensi alami karena malas membawa payung.
3. Budaya tanggung jawab
Sebaiknya setiap keluarga menetapkan “budaya tanggung jawab.” Artinya, setiap orang yang tinggal di sana bertanggung jawab atas tindakan mereka.
Hal ini perlu dilakukan karena anak kecil perlu melihat anggota keluarga lain selain ibu, seperti ayah dan saudara laki-lakinya, bertanggung jawab atas kekacauan yang mereka buat.
Lalu, jika ibu atau ayah melakukan kesalahan, anak harus mendengar mereka meminta maaf dan bertanggung jawab atas kesalahan mereka.
Baca juga: Tidak Usah Panik, Begini Cara Menangani Mimisan pada Anak
Baca juga: 5 Cara Jitu Mendisiplinkan Anak, Jangan Pakai Hukuman Fisik!
4. Metode mengingat
Menurut A Fine Parent, mengajari anak-anak tentang rasa tanggung jawab akan melibatkan banyak pengingat.
Misalnya, jika si kecil mengambil sekotak mainannya dan akan menumpahkannya ke lantai, mungkin kita ingin berteriak "jangan", tetapi kemungkinan besar anak akan melakukannya lagi di lain hari.
Jadi, lebih baik luangkan waktu sejenak dan ingatkan anak bahwa jika mereka menumpahkan semua mainan, mereka harus mengambil semuanya.
Bersikaplah jelas dan konsisten. Lalu, jika anak benar-benar menuang semua mainannya, penting untuk memastikan mereka membereskannya sesuai kesepakatan di awal.
Baca juga: Trik dan Cara Menurunkan Berat Badan saat Usia 40 Tahun, Pilihlah Karbohidrat Berkualitas
5. Buat mereka melakukannya
Semua orangtua ingin melindungi anak mereka, sampai-sampai terkadang melakukan sesuatu yang salah, seperti meminta maaf jika anak melakukan kesalahan supaya mereka merasa nyaman.
Padahal, ini tidak akan mengajari anak tentang pentingnya bertanggung jawab.
Menurut Edublox Online Tutor, penting bagi orangtua untuk membuat mereka bertanggung jawab atas pilihan mereka.
Misalnya, jika anak menyakiti anak lain, mereka lah yang harus meminta maaf.
Orangtua bisa menemani anak, namun, anak lah yang harus meminta maaf pada anak yang mereka lukai.
Mungkin, anak akan merasa tidak nyaman, namun itu normal dan perasaan negatif yang emreka rasakan itulah yang akan mendorong mereka untuk tidak melakukan hal buruk lagi. (*)