Breaking News:

BATAM TERKINI

Tim SAR Lanjutkan Pencarian 2 ABK Kapal Tirta Mulya yang Tenggelam di Perairan Batam

Kapal Tirta Mulya bermuatan 14 ribu sak semen tenggelam di perairan Batam, Minggu (19/9). 2 ABK hilang dan masih dilakukan pencarian oleh tim SAR

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Hari kedua tim Sar gabungan melanjutkan pencarian 2 Anak Buah Kapal (ABK) kapal Tirta Mulya yang tenggelam di perairan Batu Ampar, Kota Batam pada Koordinat 01° 09,725' U - 103°59,198' T, Minggu (19/9/2021) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap dua Anak Buah Kapal (ABK) Tirta Mulya yang tenggelam di perairan Batu Ampar, Kota Batam pada koordinat 01° 09,725' U - 103°59,198' T.

Sebelumnya, kapal kayu KM Tirta Mulya GT 142 bermuatan belasan ribu sak semen itu tenggelam di perairan Batu Ampar, Batam, Kepri, sekira pukul 09.00 Wib, Minggu (19/9/2021).

KM Tirta Mulya GT 142 diwakili enam ABK dan membawa muatan 14.000 sak semen dengan berat 700 ton.

Baca juga: Jadwal Kapal Ferry Dari Batam di Pelabuhan Domestik Sekupang, Hari Ini Ada 12 Trip

Baca juga: Kapal Tenggelam, Sejumlah Orang Masih Belum Ditemukan, Keluarga Datangi Pos Bencana

Peristiwa tenggelamnya KM Tirta Mulya GT 142 berawal saat kapal kayu itu bertolak dari Pelabuhan Batu Ampar ke Anchorage untuk perbaikan kebocoran pada lambung kapal bagian belakang kamar mesin.

"Pada saat awak kapal melakukan upaya penanggulangan kebocoran kapal, yakni pemasangan pompa Alkon tiba-tiba air masuk ke dalam kapal yang mengakibatkan kapal karam dan 2 orang diduga ikut tenggelam hingga saat ini belum ditemukan," kata Pelaksana harian (Plh) Basarnas Tanjungpinang, Miswadi.

Tim Basarnas dibantu Ditpolairud dan masyarakat masih berupaya melakukan pencarian terhadap 2 orang kru kapal KM Tirta Mulya GT 142 yang hilang itu.

Di hari kedua pencarian, Basarnas membentuk 2 tim.

"Tim pertama menyisir sekitar lokasi kapal tenggelam menggunakan unsur yang dimiliki potensi masing-masing," ujar Miswadi, Senin (20/9/2021).

Selanjutnya, tim berikutnya melaksanakan pencarian dengan menyelam dan menelusuri bagian dalam kapal.

"Dugaan kita, korban tersangkut di dalam kapal," ujarnya.

Dua ABK yang hilang saat kapal tenggelam itu bernama Andi Abdul Gani dan Sopyan.

Sebagai informasi bahwa kapal tersebut milik Sudirman, dengan muatan semen sebanyak 14 ribu sak.

(Tribunbatam.id/endrakaputra/Ronny Lodo Laleng)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved