Breaking News:

Mengenal Lebih Dekat Masjid Al Mubaraq, Masjid Tertua di Karimun dan Sejarahnya

Tribun Batam sempat berbincang dengan Ketua Pengurus Masjid Al Mubaraq, Raja Syirwansyah terkait sejarah masjid tertua di Karimun ini. Simak di sini

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Yeni Hartati
Mengenal Lebih Dekat Masjid Al Mubaraq, Masjid Tertua di Karimun dan Sejarahnya. Foto Wisata Religi, Masjid Raya Al Mubaraq, masjid tertua di Karimun 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Masjid Raya Al Mubaraq yang terletak di Kelurahan Meral, Kecamatan Meral, merupakan masjid tertua di Karimun.

Dalam suatu kesempatan, Tribun Batam sempat berbincang dengan Ketua Pengurus Masjid Al Mubaraq, Raja Syirwansyah terkait sejarah masjid yang termasuk peninggalan Kerajaan Riau di Pulau Karimun Besar ini.

Diketahui, Raja Syirwansyah masih keturunan dari Raja Haji Fisabilillah.

Dalam penjelasannya, ia menyebut sejarah Kerajaan Riau yang bermuara pada Masjid Al-Mubaraq bermula pada Kerajaan Man Sri Rajapahit, Sri Wijaya Kerajaan Hindu di Tumasik, lalu ke Malaka, kemudian ke Johor dan Riau.

Masjid Al-Mubaraq didirikan oleh Raja Abdullah bin Raja Ahmad Engku Tuah, yang ketika itu menjadi Penasehat Kerajaan Riau.

Masjid Al Mubaraq dibangun atas tanggung jawab moral Raja Abdullah sebagai amir, yang merupakan perwakilan dari Kerajaan Pulau Penyengat Sri Indra Sakti.

Saat itu Pulau Penyengat menjadi pusat Kerajaan Riau. Lalu seiring waktu, pihak kerajaan melihat potensi daerah Karimun sebagai wilayah yang strategis dari aspek ekonomi dan politik.

Baca juga: Air Dohot Khas Pulau Penyengat Buatan Raja Aisyah Tenar, Raja Bersyukur Banyak Peminat

Baca juga: SEJARAH Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah di Tanjungpinang

Kemudian diutuslah perwakilan kerajaan untuk meninjau lokasi di Karimun hingga dalam perjalanannya, Raja Abdullah yang menjadi Amir atau penguasa di Pulau Karimun dengan wilayah kekuasaan meliputi Karimun, Moro, Kundur, dan Pulau Kateman di Indragiri.

Sesuai akta, Masjid Al Mubaraq dibangun pada 1301 Hijriah. Namun pembangunan Masjid Al Mubaraq dilakukan pada 1825 Hijriah.

Dijelaskan, Raja Abdullah se-zaman dengan Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol yang berada di Sumatera Barat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved